1 Muharram, Walau Kontroversi Namun Amat Istimewa Bagi Kota Cirebon

Saturday, 6 July 2024 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar 1 Muharram, Walau Kontrovesi Namun Amat Istimewa Bagi Kota Cirebon (Sumber : Irebon)

Gambar 1 Muharram, Walau Kontrovesi Namun Amat Istimewa Bagi Kota Cirebon (Sumber : Irebon)

Frensia– 1 Muharram merupakan tahun baru Islam. Semua masyarakat muslim mestinya merayakan. Uniknya di Cirebon, Hari sesebut tak hanya istimewa karena tahun baru Islam.

Walaupun masih kontroversi, 1 Muharram bagi kota Cirebon merupakan awal wilayahnya berdiri. Jadi tentu, hari ditanggal itu juga haul kota Cirebon

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-653 Cirebon diisi dengan berbagai kegiatan meriah yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari kegiatan di tingkat RT/RW yang menghidupkan semangat kebersamaan, hingga pagelaran seni dan budaya yang menampilkan warisan khas Cirebon seperti tari topeng, gamelan, dan upacara adat.

Acara-acara ini bertujuan untuk memperkuat identitas budaya dan kebanggaan lokal.

Namun, rangkaian perayaan ini tidak lepas dari kontroversi. Berbagai kalangan, mulai dari ningrat atau keraton, seniman, budayawan, hingga pemerintah, memiliki pandangan yang berbeda mengenai pelaksanaan acara ini.

Baca Juga :  Siapa Sebenarnya Ophelia dalam Lagu Taylor Swift?

Sebagian merasa bahwa acara-acara tertentu kurang mencerminkan nilai-nilai budaya yang sebenarnya, atau ada yang berpendapat bahwa peran keraton dalam perayaan ini kurang menonjol.

Ada pula kritik terhadap cara pemerintah mengatur dan menyelenggarakan acara tersebut, yang dianggap kurang melibatkan semua elemen masyarakat atau kurang memperhatikan aspek-aspek budaya tertentu.

Swdikitnya ada tiga aspek yang sapat ditelusiri, pertama, berhubungan dengan cerita Syekh Nutjati.

Dicwritakan bahwa tahun 1420 Masehi, Syekh Nurjati tiba di Pelabuhan Muara Jati dan disambut oleh Syahbandar bernama Ki Gedeng Tapa. Ki Gedeng Tapa mengizinkan Syekh Nurjati mendirikan pesantren Amparan Jati.

Beberapa puluh tahun kemudian, Pangeran Cakrabuana dan adiknya Nyi Mas Rarasantang datang untuk berguru kepada Syekh Nurjati, mempelajari agama Islam dari tahun 1442 hingga 1445 Masehi.

Baca Juga :  Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas

Setelah menyelesaikan pelajaran agama, Syekh Nurjati mengarahkan mereka untuk membuka lahan baru. Yang dipilih,  di kawasan yang dikenal sebagai Kebon Pesisir.

Proses pembukaan lahan ini terjadi pada tahun 1445, tepatnya pada tanggal 1 Muharram, hari Ahad Kliwon, di lokasi yang sekarang dikenal sebagai Kasultanan Kanoman Cirebon.

Sedangkan versi Pemkab, tidak demikian. Hari lahir Cirebon, bukan satu Muharram. Perbedaan ini karena didasarkan pada sumber berbeda pula.

Berdasarkan informasi yang didapatkan,  dari berbagai sumber. Tampaknya versi Pemerintah Kota Cirebon merujuk pada tahun 1369 Masehi atau setara dengan 1302 tahun Saka.

Untuk itu, diperlukan dialog dan kerjasama antara semua pihak untuk memastikan bahwa perayaan ini. Jadi, tidak hanya meriah tetapi juga bermakna dan menghormati kekayaan budaya Cirebon yang sesungguhnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Siapa Sebenarnya Ophelia dalam Lagu Taylor Swift?
Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026
Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas
Langkah Kolaborasi Indonesia Gandeng BRI Hidupkan Semangat Membaca di Maluku Tengah
Inovasi Cold Storage Berbasis Gas Etilen dari Petani Milenial Lumajang Warnai Lomba Hortikultura Jawa Timur 2025
Mars Attacks: Film yang Bercerita tentang Penyelamatan Bumi Berkat Sound Horeg
Wamen Pariwisata Sebut JFC Merupakan Panggung Carnaval Dunia

Baca Lainnya

Monday, 12 January 2026 - 19:47 WIB

Siapa Sebenarnya Ophelia dalam Lagu Taylor Swift?

Friday, 2 January 2026 - 22:27 WIB

Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026

Thursday, 25 December 2025 - 22:26 WIB

Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Saturday, 6 December 2025 - 06:30 WIB

Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas

Saturday, 22 November 2025 - 17:06 WIB

Langkah Kolaborasi Indonesia Gandeng BRI Hidupkan Semangat Membaca di Maluku Tengah

TERBARU

Foto: Istimewa

News

Perempuan di Jember Ditemukan Tewas saat Hanyut di Sungai

Sunday, 18 Jan 2026 - 20:02 WIB

Foto: Istimewa

Criminalia

Curanmor di Jember Tertangkap dan Diamuk Massa

Saturday, 17 Jan 2026 - 19:16 WIB