Mayat Laki-Laki Tergeletak di Pantai Puger Jember, Identitas Belum Diketahui

Tuesday, 21 January 2025 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.Id- Mayat seorang laki-laki paruh baya ditemukan tergeletak di kawasan pinggir Pantai Mojosari, Kecamatan Puger, Jember pada Senin (20/01).

Mayat itu ditemukan oleh warga sekitar yang merupakan seorang nelayan.

Mulyono, warga Duaun Jadukan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger menyatakan bahwa ia menemukan sosok laki-laki tak bernyawa saat hendak mengecek kondisi perairan.

Saat ditemukan, tubuh korban sudah kaku dan terdapat luka di sekujur tubuhnya.

“Awalnya saya jalan-jalan ditepi pantai untuk cek ombak besar apa tidak. Namun pada saat itu saya mencium bau tidak sedap, ternyata ada mayat tergeletak dengan kondisi kaku dan ada luka luka disekitar tubuh,” katanya, Senin (20/01/2025).

Baca Juga :  Mayat Lansia Tanpa Busana Ditemukan di Parit Sawah Jember

Lebih lanjut kata Mulyono, tidak ada identitas apapun di tubuh korban. Warga sekitar juga tidak mengenali sosok laki-laki yang sudah tewas itu.

“Ditubuh korban tidak ada yang bisa menunjukkan identitasnya, warga sekitar juga tidak mengenali korban,” ujarnya.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Puger.

Secara terpisah, Aiptu Agus Riyanto KBO Satpolair Polres Jember, menyatakan bahwa hingga kini belum ada keluarga korban yang datang.

“Hingga saat ini masih belum ada keluarga yang datang ke puskemas Puger. Ciri-ciri korban rambutnya ikal, tinggi kurang lebih 150 centi meter dan kulit sawo matan,” ucapnya.

Menurutnya, memang ada luka ditubuh korban. Luka tersebut diduga akibat benturan pada saat korban tenggelam dan hanyut.

Baca Juga :  Remaja di Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dekat Saluran Air

Kata Agus, laki-laki ini diduga korban merupakan masyarakat pegunungan yang diterjang banjir. Pasalnya, semalam Kabupaten Jember dilanda banjir.

“Memang ada luka, namun itu kami duga akibat benturan pada saat korban tenggelam atau hanyut,” terangnya.

“Kami menduga korban ini adalah korban yang diterjang banjir dari daerah pegunungan, karena kami lihat jenazah masih baru,” tandasnya.

Hingga tulisan ini selesai, identitas korban masih belum ditemukan. Posisi korban kini berada di puskesmas Puger dan belum ada keluarga yang mendatanginya atau warga yang mencarinya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi
Viral Kurir di Jember Rekayasa Cerita Pembegalan Demi Gunakan Uang COD
Kronologi Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar saat Kerja TKW
Puluhan Tahun TKW, Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar
Pemuda di Jenggawah Jember Nekat Mengaku Korban Begal Gegara Kepepet Ekonomi Keluarga
Pelaku Curanmor Asal Lumajang Berhasil Diringkus Polisi Jember
Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Tunggal Kasus Solar Subsidi di Jember Sesuai Fakta Penyidikan
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyelewengan Solar Subsidi di Jember

Baca Lainnya

Friday, 5 June 2026 - 16:20 WIB

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 29 May 2026 - 23:25 WIB

Viral Kurir di Jember Rekayasa Cerita Pembegalan Demi Gunakan Uang COD

Friday, 29 May 2026 - 17:56 WIB

Kronologi Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar saat Kerja TKW

Friday, 29 May 2026 - 11:22 WIB

Puluhan Tahun TKW, Warga Bondowoso Diduga Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Uang oleh Kakak Ipar

Tuesday, 26 May 2026 - 17:51 WIB

Pemuda di Jenggawah Jember Nekat Mengaku Korban Begal Gegara Kepepet Ekonomi Keluarga

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB