Penyelundupan 5 pake Sabu lewat Alat Kelamin digagalkan petugas Lapas Banyuwangi

Friday, 17 July 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Penyelundupan 5 pake Sabu lewat Alat Kelamin digagalkan petugas Lapas Banyuwangi (Sumber: Istimewa)

Gambar Penyelundupan 5 pake Sabu lewat Alat Kelamin digagalkan petugas Lapas Banyuwangi (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas Kelas IIA Banyuwangi berhasil digagalkan petugas. Seorang perempuan berinisial KS kedapatan membawa lima paket diduga sabu yang disembunyikan di dalam alat kelaminnya saat hendak membesuk seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (16/07/26) pagi.

KS datang ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi sekitar pukul 09.50 WIB untuk membesuk SL, seorang WBP yang menjalani hukuman dalam perkara narkotika. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, KS diduga diminta mengantarkan narkoba tersebut kepada seorang WBP lainnya berinisial EM dengan imbalan sebesar Rp 500 ribu.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi Solichin mengatakan, petugas mencurigai gerak-gerik KS saat menjalani pemeriksaan sesuai prosedur kunjungan. Saat dilakukan penggeledahan badan oleh petugas perempuan, ditemukan lima paket kecil diduga sabu yang dibungkus menggunakan kondom dan disembunyikan di dalam alat vital pelaku.

“Ditemukan satu orang pengunjung perempuan berinisial KS membawa barang diduga sabu sebanyak lima paket kecil yang dibungkus kondom dan disembunyikan di dalam alat vitalnya saat dilakukan penggeledahan badan. Berat keseluruhan barang tersebut masih dalam proses pemeriksaan,” kata Solichin, Kamis (16/07/26).

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan Alat Pertanian untuk Petani Jagung

Temuan itu kemudian dilaporkan petugas penggeledahan kepada staf jaga atas nama Doni untuk diteruskan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP). Selanjutnya petugas mengamankan KS, meminta keterangan awal, dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Kepala Lapas.

Atas perintah Kalapas, petugas juga memeriksa SL, WBP penghuni kamar F11 yang dibesuk KS. Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman awal, diketahui barang haram tersebut diduga merupakan milik seseorang berinisial IMR yang rencananya akan diserahkan kepada EM yang juga WBP kasus narkotika di Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Solichin menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk upaya peredaran narkoba di dalam lapas.

“Sebagai bentuk komitmen kami, siapapun yang dengan sengaja berupaya mengedarkan narkoba di dalam lapas akan kami tindak tegas. Kami terus menunjukkan keseriusan dalam mencegah peredaran handphone maupun narkoba di lingkungan Lapas,” tegasnya.

Baca Juga :  Momentum Hari Koperasi Nasional, Dekopinda Banyuwangi Bangkit Gagas Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polresta Banyuwangi Kompol Angga Perdana mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penyelundupan tersebut. Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk memeriksa barang bukti untuk memastikan jenis serta berat narkotika yang diamankan.

“Penyelidikan akan dilakukan terhadap seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara ini. Barang bukti juga akan diperiksa untuk memastikan berat maupun kandungannya sebagai dasar proses hukum lebih lanjut,” ujar Angga.

Saat ini, KS beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan para warga binaan yang diduga memesan dan mengendalikan upaya penyelundupan narkotika tersebut dari dalam lapas. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia
Prof Babun, Mantan Rektor UIN KHAS, Jadi Ketua KARTEKER PCNU Jember, Siap Menunggu Instruksi Rais
Momentum Hari Koperasi Nasional, Dekopinda Banyuwangi Bangkit Gagas Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan
Waduh! Baru Bebas 2 Minggu, Residivis di Banyuwangi Kembali Edarkan 40 Gram Sabu
Pria Pencari Ikan Hilang dihempas Ombak Pantai Pulau Merah
Ponpes Al-Mashduqiah Probolinggo Wisuda Angkatan XXIII, Lulusannya Tembus Al-Azhar Kairo
Rekam Jejak Ferdi Setiawan: Dari Praktisi TV hingga Akademisi, Siap Menuju Kursi Komisioner KPI
Sukses! Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba

Baca Lainnya

Friday, 17 July 2026 - 22:17 WIB

Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia

Friday, 17 July 2026 - 22:13 WIB

Penyelundupan 5 pake Sabu lewat Alat Kelamin digagalkan petugas Lapas Banyuwangi

Thursday, 16 July 2026 - 06:20 WIB

Prof Babun, Mantan Rektor UIN KHAS, Jadi Ketua KARTEKER PCNU Jember, Siap Menunggu Instruksi Rais

Thursday, 16 July 2026 - 05:30 WIB

Momentum Hari Koperasi Nasional, Dekopinda Banyuwangi Bangkit Gagas Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan

Thursday, 16 July 2026 - 05:25 WIB

Waduh! Baru Bebas 2 Minggu, Residivis di Banyuwangi Kembali Edarkan 40 Gram Sabu

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat acara Pro Gus 'e di Lapangan SMPN 1 Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026

Friday, 17 Jul 2026 - 20:47 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading