Ponpes Al-Mashduqiah Probolinggo Wisuda Angkatan XXIII, Lulusannya Tembus Al-Azhar Kairo

Saturday, 11 July 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mashduqiah, Probolinggo, saat foto bersama pada Wisuda Abituren Ke-XXIII (Foto: Istimewa).

Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mashduqiah, Probolinggo, saat foto bersama pada Wisuda Abituren Ke-XXIII (Foto: Istimewa).

Probolinggo, Frensia.Id- Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mashduqiah, Probolinggo kembali melepas para santrinya lewat Wisuda Abituren Ke-XXIII. Mengusung tema ‘United Generation’, momen ini menjadi awal bagi para alumni untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Pengasuh Ponpes Al-Mashduqiah, K.H. Dr. Mukhlisin Sa’ad, M.A., menegaskan bahwa keberhasilan pesantren tidak melulu diukur dari kuantitas atau jumlah lulusan.

“Ukuran keberhasilan pesantren adalah kualitas karakter, kedalaman ilmu, dan manfaat yang diberikan alumni kepada masyarakat,” ujar Mukhlisin dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Mukhlisin, Al-Mashduqiah konsisten menggabungkan penguatan ilmu agama, kepemimpinan, dan akhlak dengan penguasaan sains serta teknologi. Model pendidikan ini dirancang agar para santri siap bersaing di berbagai bidang setelah lulus.

Buah dari konsistensi kurikulum tersebut mulai terlihat nyata. Banyak alumni Al-Mashduqiah yang berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hingga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026

Hebatnya, tak sedikit pula lulusan yang berhasil menembus universitas luar negeri, salah satunya Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa santri lokal mampu berdaya saing global tanpa kehilangan identitas keislamannya.

Apresiasi tinggi pun datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo. Ia menilai Al-Mashduqiah sukses menjaga tradisi keilmuan pesantren sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Al-Mashduqiah membuktikan pesantren mampu menjaga tradisi keilmuan sekaligus beradaptasi melalui inovasi kurikulum,” ujarnya.

Ia menambahkan, para lulusan telah dibekali modal akademik yang kuat, karakter disiplin, tanggung jawab, kemandirian, hingga kepedulian sosial yang tinggi.

Rasa bangga juga diutarakan oleh perwakilan wali santri. Mereka menyaksikan langsung perubahan positif pada anak-anak mereka selama menimba ilmu di pesantren.

Baca Juga :  Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka

“Anak-anak kami tidak hanya bertambah ilmu, tetapi juga menjadi pribadi religius, santun, mandiri, dan bersemangat belajar,” paparnya.

Sementara itu, perwakilan wisudawan (abituren), M. Alfin Ni’am, menegaskan komitmen rekan-rekannya untuk menjaga nama baik pondok pesantren di mana pun mereka berada.

“Kami akan mengamalkan ilmu, menjaga identitas sebagai santri Al-Mashduqiah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Alfin.

Sebagai informasi, Ponpes Al-Mashduqiah terus mengembangkan sistem pendidikan terpadu. Selain fokus pada akademik dan pendalaman agama, para santri juga digembleng lewat penguasaan bahasa asing, organisasi, kepramukaan, hingga pembinaan kepemimpinan.

Melalui Wisuda ‘United Generation’ ini, Al-Mashduqiah kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi untuk bangsa dan dunia internasional.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara
6.153 Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Banyuwangi Dilantik
Pesona Banyuwangi Kian Memikat, Permohonan Izin Tinggal WNA Melonjak 32,8 Persen
Ini Identitas Pria yang Ditemukan Telungkup di Sungai Gurit Rogojampi
Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak
Dua Pelajar terlibat Kecelakaan Motor Vs Dump Truk di Singojuruh, 1 Tewas
Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan, Satu Pengendara Tewas
16 Batang Jati Tanpa Dokumen Ditemukan di Pekarangan Kosong Sumberasri

Baca Lainnya

Thursday, 8 October 2026 - 22:52 WIB

Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Thursday, 8 October 2026 - 21:34 WIB

6.153 Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Banyuwangi Dilantik

Wednesday, 7 October 2026 - 19:45 WIB

Pesona Banyuwangi Kian Memikat, Permohonan Izin Tinggal WNA Melonjak 32,8 Persen

Wednesday, 7 October 2026 - 19:43 WIB

Ini Identitas Pria yang Ditemukan Telungkup di Sungai Gurit Rogojampi

Monday, 5 October 2026 - 16:27 WIB

Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading