Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung

Monday, 17 August 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung(Sumber: Istimewa)

Gambar Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung(Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung, Satreskrim Polres Belitung, dan Satlap Tricakti menggagalkan upaya penyelundupan 1,6 ton pasir timah ilegal di Dusun Kelekak Usang, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Penggalangan operasi ini menjadi sinyal ketegasan aparat dalam mengawal kedaulatan kekayaan alam nasional dari penjarahan oknum tak bertanggung jawab.

Pengungkapan bermula dari informasi intelijen Satlap Tricakti mengenai indikasi pengiriman bijih timah ilegal keluar Pulau Belitung. Saat menyisir lokasi penumpukan, tim menemukan 56 karung pasir timah tak bertuan yang disamarkan menggunakan karung beras 20 kilogram warna hijau. Berdasarkan uji sampel penimbangan, setiap karung berisi rata-rata 30 kilogram pasir timah murni.

“Seluruh barang bukti seberat kurang lebih 1,6 ton sudah diamankan di Mapolres Belitung. Saat ini tim gabungan masih melacak pemilik serta jaringan di balik upaya penyelundupan ini,” ujar Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Babel, AKBP M. Iqbal Surbakti, Senin (17/08/26).

Baca Juga :  Minibus Tabrak Kios Bensin di Banyuwangi, 1 Orang Meninggal dan Mobil Terbakar

Penyelundupan mineral mentah tanpa konsesi resmi secara langsung merampas hak warga lokal serta merugikan penerimaan negara dari sektor Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Praktik penggelapan pasir timah di wilayah Kepulauan Bangka Belitung merupakan persoalan sistemik yang terus berulang dan merusak ekosistem perekonomian daerah.

Belitung dan Bangka kerap dijadikan titik transit pengiriman timah ilegal menuju kapal ship-to-ship di perairan internasional atau disusupkan ke pelabuhan rakyat menuju Malaysia dan Singapura.

Penyelundup kerap menggunakan modus menyamarkan barang bukti sebagai komoditas pangan (karung beras/pupuk), memanfaatkan gudang kelontong, hingga membawa dokumen pengangkutan palsu.

Kepolisian Daerah Babel tercatat berulang kali menggagalkan pengiriman belasan ton timah tanpa izin sah, baik dalam bentuk pasir maupun balok (ingot), yang melibatkan oknum pengumpul (kolektor) hingga jaringan ekspedisi ilegal.

Baca Juga :  Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO

Setiap gram timah yang keluar secara ilegal merupakan bentuk pengikisan kedaulatan ekonomi Indonesia. Sesuai amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya wajib dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Penindakan tegas terhadap 1,6 ton pasir timah di Tanjungpandan ini bukan sekadar penegakan hukum biasa, melainkan langkah krusial untuk memastikan bahwa hasil bumi Belitung memberikan nilai tambah (hilirisasi), royalti, serta kesejahteraan nyata bagi masyarakat lokal bukan mengalir ke kantong mafia dan pasar gelap asing. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Hadir Untuk Rakyat! PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Bansos Untuk 2.000 Pekerja Informal
Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator
Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP
Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Baca Lainnya

Tuesday, 22 September 2026 - 21:13 WIB

Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka

Monday, 21 September 2026 - 18:44 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Sunday, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

Saturday, 19 September 2026 - 11:35 WIB

Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading