FRENSIA.ID – Semangat untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik terpancar dalam acara Tasyakuran Kelulusan sekaligus Perpisahan warga belajar PKBM Merdeka Tahun Ajaran 2025-2026 yang digelar di Hotel Pesona Osing Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, pada hari Minggu (05/07/26).
Sebanyak 76 warga belajar yang terdiri dari 24 warga belajar Paket B dan 52 warga belajar Paket C resmi dinyatakan lulus setelah berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan. Mereka menerima ijazah beserta transkrip nilai sebagai bukti perjuangan menuntaskan pendidikan di tengah berbagai tantangan, mulai dari usia, pekerjaan, hingga keterbatasan ekonomi.
Hadir pada acara tersebut, Kabid Dikmas Dr. Hj. Lina Kamalin, M.Pd, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi Dr. Ficky Septalinda, MM., Kepala Satkerwildik Kecamatan Tegaldlimo Esti Emi Handayani M.Pd, Ketua Yayasan Kampung Merdeka Banyuwangi Dr. Fajar Isnaeni, MM beserta istri yang juga Pengawas Yayasan Sri Lestari, A.Md.
Selain itu juga hadir, Direktur Pengembangan Lembaga Pendidikan Kampung Merdeka Banyuwangi Ainur Rizqiyah M.Pd, Kepala Sekolah Nurul Ainiyah, MH beserta seluruh tutor PKBM Merdeka serta beberapa Kepala Desa dari berbagai kecamatan.
Acara berlangsung meriah dan hikmad dimulai dengan penampilan warga belajar PKBM Merdeka.
Kabid Dikmas Dr. Hj. Lina Kamalin M.Pd mengapresiasi terhadap perkembangan PKBM Merdeka yang terus berjuang untuk menuntaskan ATS di Banyuwangi serta mengucapkan selamat dan sukses bagi seluruh warga belajar yang lulus.
“Kelulusan ini bukan akhir perjuangan. Teruslah belajar dan raih cita-cita setinggi mungkin,” ujarnya.
Senada dengan Kabid Dikmas, Legislator PDI Perjuangan Dr. Ficky Septalinda, MM. berharap keberadaan PKBM Merdeka dapat bekerjasama dengan semua stakeholder untuk menaikkan IPM yang ada di Banyuwangi, karena dengan pendidikan yang bisa merubah kondisi masyarakat dan bangsa ini.
“semoga hasil belajar di PKBM Merdeka ini bisa bermanfaat untuk keberlangsungan hidup kedepannya”, tambah Ficky.
Sementara Ketua Yayasan Kampung Merdeka Banyuwangi Dr. Fajar Isnaeni, MM berharap kepada seluruh warga belajar yang sudah lulus agar bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu S1. Selain itu dirinya juga telah menyiapkan beberapa program-program untuk mengasah ketrampilan sehingga jalinan silaturahmi tidak terputus.
“Selanjutnya setelah lulus kami berharap warga belajar tidak lepas putus tapi ada kesinambungan karena kami mengupayakan beasiswa S1. sementara bagi yang mau lanjut dan ingin memperdalam keterampilan, kami juga terus mengusahakan program-program yang mendukung life skill mereka, sehingga jalinan silaturahim terus terjalin,” Tegas Fajar.
Kepala Sekolah PKBM Merdeka menyampaikan bahwasannya PKBM Merdeka memiliki 10 Pokjar yang tersebar mulai dari Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Giri, Glagah, Rogojampi, Srono, Tegaldlimo, Cluring, Genteng. Sementara untuk jumlah warga belajar ada 438 orang.
Rasa syukur juga disampaikan perwakilan warga belajar, Sai’in. Pria berusia 35 ini, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tutor yang selama ini sabar mendampingi serta memahami kondisi para peserta didik yang harus membagi waktu antara bekerja, mengurus keluarga, dan mengikuti kegiatan belajar
“PKBM Merdeka telah menjadi ruang harapan bagi kami untuk memperoleh hak pendidikan yang setara, sekaligus membuka peluang meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan,” Urai Sai’in.
Untuk diketahui, bahwasannya acara Tasyakuran dan pelepasan warga belajar kali ini adalah kelima kalinya diadakan selama PKBM Merdeka ini berdiri.
PKBM Merdeka ini, merupakan PKBM yang sudah mendapatkan akreditasi A (unggul) dan selain kejar paket, warga belajar PKBM Merdeka juga diberikan berbagai macam keterampilan life skill yang bekerja sama dengan BPVP Banyuwangi dan BPVP Situbondo serta berbagai instansi di Kabupaten Banyuwangi. (Qhobid Z)






