4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Tuesday, 11 August 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar 4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik(Sumber: Istimewa)

Gambar 4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik(Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat memperbaiki stopkontak di kandang ayam.

Korban diketahui berinisial HW (43), warga Desa Kradenan. Jasad korban ditemukan pada Senin (10/08/26) sekitar pukul 20.00 WIB setelah warga mencari keberadaannya yang sudah empat hari tidak terlihat.

Kapolsek Purwoharjo Iptu Agus Suhartono mengatakan, penemuan jasad bermula ketika salah seorang warga menghubungi kepala dusun karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat.

“Awalnya ada warga yang menghubungi kepala dusun dan menanyakan keberadaan korban karena sudah sekitar empat hari tidak terlihat. Kemudian beberapa warga mendatangi rumah korban,” ujar Agus, Selasa (11/08/26).

Saat tiba di rumah korban, warga sempat memanggil dari luar, tetapi tidak mendapatkan jawaban. Pintu rumah juga dalam kondisi terkunci.

“Karena tidak ada jawaban dan dari dalam rumah tercium bau yang menyengat, kemudian dilakukan pengecekan dengan membuka akses pintu menggunakan tangga,” katanya.

Baca Juga :  Rayakan Kelulusan, Puluhan Warga Belajar PKBM Merdeka Banyuwangi Diharapkan Lanjut Studi

Setelah pintu berhasil dibuka, warga menemukan korban dalam kondisi tengkurap di area kandang ayam yang berada di dalam rumah.

“Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Purwoharjo,” jelas Agus.

Petugas kepolisian bersama tenaga medis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan luar dari petugas medis, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar empat hari. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi saat ditemukan, korban diduga meninggal ketika sedang memperbaiki stopkontak di kandang ayam. Kedua tangan korban disebut masih memegang kabel listrik yang diduga masih dialiri arus.

“Diduga korban tersengat listrik saat membetulkan stopkontak di kandang ayam. Saat ditemukan, posisi kedua tangannya memegang kabel listrik dan korban tidak menggunakan sandal atau alas kaki,” terang Agus.

Baca Juga :  Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026

Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Menurut keterangan perangkat desa, korban sebelumnya tinggal bersama kakeknya. Setelah sang kakek meninggal dunia, korban hidup seorang diri selama sekitar 20 tahun dan belum menikah.

Pihak keluarga kemudian menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Untuk pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi dan menganggap kejadian ini sebagai musibah,” ujar Agus.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Korban kemudian dimakamkan di TPU Kradenan.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan instalasi listrik, terutama memastikan aliran listrik telah dimatikan dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO
Petugas SPPG Tewas! Mobil Operasional MBG Hantam Truk Muatan Tepung
Bermodal Kunci Lemari Bobol Stang Motor, 5 Orang Digulung Tim URC Macan Blambangan
MAKI Jatim Tiadakan Aksi Demo soal Isu Peminjaman 786 M Pemkab Jember
Respons MAKI Jatim soal Pinjaman 786,57 M Pemkab Jember: Ini Untuk Kebaikan Masyarakat
Naas! Cek-cok Dengan Suami, Perempuan Tewas Ditusuk di Banyuwangi
PKBM Merdeka Gelar Raker dan Peningkatan Kompetensi Kapasitas Tutor Fokus Penyusunan Perangkat Ajar
Beraksi di 8 TKP, Sindikat Curanmor Banyuwangi Digulung Tim URC Macan Blambangan

Baca Lainnya

Tuesday, 11 August 2026 - 09:29 WIB

4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Monday, 10 August 2026 - 20:40 WIB

Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO

Monday, 10 August 2026 - 01:30 WIB

Bermodal Kunci Lemari Bobol Stang Motor, 5 Orang Digulung Tim URC Macan Blambangan

Sunday, 9 August 2026 - 22:22 WIB

MAKI Jatim Tiadakan Aksi Demo soal Isu Peminjaman 786 M Pemkab Jember

Sunday, 9 August 2026 - 22:16 WIB

Respons MAKI Jatim soal Pinjaman 786,57 M Pemkab Jember: Ini Untuk Kebaikan Masyarakat

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading