Lansia Hilang 5 Hari Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kabat Banyuwangi

Monday, 24 August 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Lansia Hilang 5 Hari Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kabat Banyuwangi (Sumber: Isitimewa)

Gambar Lansia Hilang 5 Hari Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kabat Banyuwangi (Sumber: Isitimewa)

FRENSIA.ID– Seorang laki-laki lanjut usia yang dilaporkan hilang selama lima hari ditemukan meninggal dunia dengan posisi mengapung di aliran Sungai Sebani, Dusun Ancar, Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Minggu (23/08/26).

Korban diketahui bernama Karim (76), warga Desa Macanputih, Kecamatan Kabat. Sebelum ditemukan, korban dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Selasa (18/08/26).

Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat mengatakan, korban sebelumnya memang memiliki riwayat demensia atau pikun. Berdasarkan keterangan keluarga, korban beberapa kali meninggalkan rumah tanpa pamit dan pernah ditemukan berada cukup jauh dari tempat tinggalnya.

“Korban dilaporkan hilang sejak 18 Agustus. Berdasarkan keterangan keluarga, beliau memang mengalami demensia sejak sekitar tujuh tahun terakhir dan beberapa kali keluar rumah tanpa pamit,” kata Badrodin.

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh seorang warga yang tengah mencari rumput di pinggir sungai. Saksi melihat tubuh korban mengapung di aliran sungai lalu segera menghubungi perangkat desa.

Baca Juga :  19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis

“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Kabat bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Banyuwangi dan tenaga medis Puskesmas Kabat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda luka yang mengarah pada dugaan kekerasan atau tindak pidana. Kondisi jasad telah mengalami perubahan fisik karena diduga telah berada di sungai selama beberapa hari.

“Pada pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun untuk memastikan penyebab pasti kematian sebenarnya tetap diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui otopsi,” terang Badrodin.

Polisi menduga korban terpeleset atau terperosok ke aliran sungai. Dugaan itu didasarkan pada kondisi lokasi yang cukup curam dengan bebatuan licin serta hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian.

Baca Juga :  Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan

“Medan di sekitar sungai cukup curam dan licin. Berdasarkan keterangan saksi serta kondisi di lokasi, dugaan sementara korban terpeleset kemudian jatuh ke sungai hingga tenggelam. Perkiraan waktunya lebih dari empat kali dua puluh empat jam,” jelasnya.

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian karena keluarga korban menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diserahkan kepada kepolisian.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi ke rumah duka di Desa Macanputih untuk diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan.

Kapolsek Kabat mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan anggota keluarga lanjut usia yang mengalami demensia hilang dari rumah, sehingga pencarian dapat dilakukan lebih cepat bersama warga dan petugas. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator
Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP
Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas

Baca Lainnya

Sunday, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

Saturday, 19 September 2026 - 11:35 WIB

Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading