Pria di Jember Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka

Monday, 6 July 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga setempat saat mengevakuasi mayat di pekarangan desa (Foto: Istimewa).

Warga setempat saat mengevakuasi mayat di pekarangan desa (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Mayat pria ditemukan di Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jember. Jenazah pria tersebut ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi tergantung di pohon nangka pekarangan rumahnya.

Saat ditemukan warga sekitar pukul 10.00 WIB, jasad korban sudah membengkak dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat. Korban diketahui tinggal seorang diri dan terakhir terlihat beraktivitas pada Jumat (3/7/2026) lalu.

“Sekitar pukul 09.00 WIB saya mencium bau bangkai di dekat rumah. Satu jam kemudian ada warga berteriak, saat didatangi korban sudah tergantung dengan leher terlilit kain,” kata warga setempat, Riyadi, Senin (6/7/2026).

Baca Juga :  Perempuan di Surabaya Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Pemaksaan Aborsi, dan Penelantaran Anak ke Polda Jatim

Menurut Riyadi, dalam kesehariannya korban diduga mengalami gangguan kejiwaan dan kerap berjalan tanpa pakaian. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke perangkat desa dan Polsek Patrang.

“Petugas kepolisian bersama tim medis RSUD dr. Soebandi pun langsung turun ke lokasi untuk evakuasi,” ujarnya.

Kapolsek Patrang AKP Suparman membenarkan kejadian tersebut. Jasad korban pertama kali dilihat oleh warga bernama Babun yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.

“Saksi melihat seorang laki-laki tergantung di bawah pohon nangka, kemudian berteriak memanggil warga sekitar,” jelas Suparman.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi seperti jantung, diabetes, serta kepikunan ringan. Selama tinggal sendiri, kebutuhan makan korban disuplai oleh anak-anaknya dan dibantu tetangga.

Baca Juga :  Viral! Modus Jajal COD, Pria di Jember Bawa Kabur Motor Vario

“Polisi telah melakukan olah TKP pada puluhan 11:00 WIB, dan mengamankan barang bukti berupa kain sarung hitam serta baju lengan panjang merah marun,” tambahnya.

Dari pemeriksaan luar, kata dia, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima bahwa kematian korban adalah murni musibah.

“Hasil pemeriksaan luar terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga juga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah,” pungkas Suparman.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pria di Jember Ditemukan Tewas Membengkak di Kamar Mandi
Wakapolres Jember Beri Penjelasan soal Oknum Polisi Positif Narkoba
Pria Hendak Curi Kotak Amal di Jember Ditangkap Warga
Perempuan di Surabaya Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Pemaksaan Aborsi, dan Penelantaran Anak ke Polda Jatim
Viral! Modus Jajal COD, Pria di Jember Bawa Kabur Motor Vario
Tanggapan Kuasa Hukum Terkait AHM Disebut Aniaya Anggota Banpol PP Jember
Tak Terima Dilaporkan Korupsi, Pria di Jember Ancam Bunuh Petugas Banpol PP Pakai Celurit
Pemuda di Jember Bunuh Teman Gegara di Bully Ternyata Punya Dendam Sejak SD

Baca Lainnya

Monday, 6 July 2026 - 21:43 WIB

Pria di Jember Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka

Monday, 6 July 2026 - 18:24 WIB

Pria di Jember Ditemukan Tewas Membengkak di Kamar Mandi

Tuesday, 30 June 2026 - 16:16 WIB

Wakapolres Jember Beri Penjelasan soal Oknum Polisi Positif Narkoba

Sunday, 28 June 2026 - 13:30 WIB

Pria Hendak Curi Kotak Amal di Jember Ditangkap Warga

Thursday, 25 June 2026 - 22:55 WIB

Perempuan di Surabaya Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Pemaksaan Aborsi, dan Penelantaran Anak ke Polda Jatim

TERBARU

Warga setempat saat mengevakuasi mayat di pekarangan desa (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka

Monday, 6 Jul 2026 - 21:43 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading