Pria di Jember Ditemukan Tewas Membengkak di Kamar Mandi

Monday, 6 July 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolsek Kaliwates, AKP Dayadi (Foto: Sigit/Frensia).

Wakapolsek Kaliwates, AKP Dayadi (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Seorang pria berinisial DR (47) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya di Perumahan Tegal Besar Permai I, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya yang curiga karena sang ayah tak bisa dihubungi.

Menurut Wakapolsek Kaliwates, AKP Dayadi, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban yang bekerja sebagai wiraswasta ini diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

“Korban diketahui bernama DR, laki-laki berusia 47 tahun. Laporan kami terima pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 WIB, Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah membengkak, menghitam, dan mengeluarkan bau menyengat,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Baca Juga :  Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk

Dayadi menjelaskan, penemuan jasad bermula saat anak kandung korban, Riki Afriansyah, datang ke rumah untuk menjenguk. Setibanya di lokasi, rumah dalam keadaan terkunci dan lampu padam. Saksi kemudian memutuskan masuk melalui jendela untuk menyalakan lampu.

“Setelah memanggil korban namun tidak ada jawaban, saksi membuka pintu kamar mandi yang hanya terbuka sebagian. Saat itulah korban ditemukan dalam posisi menyandar di kamar mandi dan sudah tidak bernapas,” ujarnya.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Kaliwates langsung meluncur ke lokasi bersama SPKT, piket Reskrim, dan Tim Inafis Polres Jember tengah malam itu juga. Petugas langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Kami langsung mendatangi TKP, berkoordinasi dengan SPKT, piket Reskrim, serta menghubungi Tim Inafis Polres Jember. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” paparnya.

Baca Juga :  Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan memilih tidak melanjutkan proses hukum.

Belajar dari kejadian ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Terutama jika memiliki tetangga yang tinggal sebatang kara.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan. Jika ada tetangga yang tinggal sendiri dan sudah beberapa hari tidak terlihat, sebaiknya segera dilakukan pengecekan atau dilaporkan kepada pihak terkait agar kejadian seperti ini bisa segera diketahui,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin
Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya
Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat
Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah
Kasat Reskrim Polres Jember Sebut Judol Perusak Masa Depan Anak Bangsa
Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok
Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:10 WIB

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Wednesday, 2 September 2026 - 18:56 WIB

Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Tuesday, 1 September 2026 - 21:50 WIB

Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya

Tuesday, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat

Friday, 28 August 2026 - 21:35 WIB

Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading