DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP

Wednesday, 4 November 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto (kiri, berkaca mata hitam), saat mendatangi rumah Sunani (Foto: Istimewa).

Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto (kiri, berkaca mata hitam), saat mendatangi rumah Sunani (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Kasus seorang ibu bernama Sunani (45), warga Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, yang mencuri 3 kantong beras pada minimarket di Kecamatan Kaliwates, Jember, telah mendapat perhatian pihak anggota DPRD Jember. Pasalnya, Sunani ternyata tidak memiliki KTP.

Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa warga miskin masih membutuhkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Kondisi ekonomi Sunani semakin sulit, setelah gudang tembakau tempatnya bekerja dikabarkan berhenti beroperasi.

Widarto bercerita, bahwa selama Sunani berpisah dari suaminya, dirinya tidak memiliki KTP.  “Pasca bercerai dari suaminya selama 14 tahun, ia tak memiliki KTP,” kata dia, pada Rabu (4/11/2026).

Baca Juga :  Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan

Selain itu, pernikahan kedua Sunani juga belum tercatat secara resmi oleh KUA. “Rumah tangga keduanya pun hanya sebatas pernikahan secara siri, belum didaftarkan secara administrasi,” ujarnya.

Menurut Widarto, meskipun jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember telah turun sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir. Namun, pemerintah perlu tetap memerhatikan warga yang belum diberi bantuan.

“Kami mengapresiasi penurunan jumlah absolut kemiskinan di Kabupaten Jember,” ucapnya.

Sebelumnya Widarto telah mendatangi rumah Sunani di Dusun Renes, Desa Wirowongso, pada Senin (2/11/2026). Kata dia, sebagian rumah Sunani terbuat dari bambu. Kondisi demikian, yang membuat Sunani perlu mendapat perhatian dari Pemkab Jember.

Baca Juga :  PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kaliwates, Ipda Danang Priswantoro, membenarkan kasus dugaan pencurian beras tersebut yang dilakukan Sunani pada (25/10/2026).

Sunani diduga mengambil 3 kantong beras dengan masing-masing berbobot 5 kilogram dari minimarket di Perumahan Bumi Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates.

“Jadi memang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ulasnya.

Aksi pencurian tersebut, sempat terekam CCTV toko, hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak Polsek setempat.

Namun, pemilik minimarket memilih memaafkannya, setelah mengetahui kondisi ekonomi keluarga Sunani sedang terpuruk.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan
Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir

Baca Lainnya

Wednesday, 4 November 2026 - 19:55 WIB

DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP

Wednesday, 4 November 2026 - 14:27 WIB

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading