Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan

Wednesday, 4 November 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jember, sekaligus Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto (kiri), saat menemui Sunani, perempuan warga Desa Wirowongso, Ajung, Jember. (Foto: Tangkapan layar video kiriman warga).

Anggota DPRD Jember, sekaligus Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto (kiri), saat menemui Sunani, perempuan warga Desa Wirowongso, Ajung, Jember. (Foto: Tangkapan layar video kiriman warga).

Frensia.id – Anggota DPRD Jember, sekaligus Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menyoroti terkait peristiwa pencurian 3 karung beras di Kecamatan Kaliwates yang dilakukan Sunani (45), Perempuan asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung.

Kehidupan Sunani, kini menjadi sorotan publik setelah dirinya bersama 3 anaknya mengalami keterbatasan ekonomi, sehingga timbul perbuatan kriminal pada dirinya.

Menurut David, persoalan tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Ini tidak sekadar kasus pidana, tetapi tragedi kemanusiaan. Kejadian ini harus memanggil hati nurani orang-orang yang masih memiliki kepedulian,” kata David, saat mendatangi kediaman Sunani, pada Senin (2/11/2026).

Kasus ini bermula pada Minggu (25/10/2026). Sunani mengambil 3 karung beras dari sebuah toko sembako, di kawasan Perumahan Bumi Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan makan ketiga anaknya di rumah. Sebab, suaminya kini sudah tidak lagi bekerja.

Baca Juga :  Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Polisi menindaklanjuti kasus itu dengan mengidentifikasi pelaku melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV toko. Dari hasil penelusuran, mengarah pada rumah Sunani yang terletak di Desa Wirowongso, Ajung, Jember.

Meskipun, perkara itu diselesaikan melalui mekanisme restorative justice, di mana pemilik toko bersedia memaafkan Sunani.

Sunani mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa. “Saya tidak akan mengulangi lagi, ini karena terpaksa,” tuturnya.

David mengapresiasi langkah dari Kapolres Jember beserta jajaran, khususnya Polsek Kaliwates yang telah memfasilitasi penyelesaian melalui restorative justice.

“Pemilik toko sudah memaafkan apa yang dilakukan Bu Sunani. Meski merupakan kesalahan pidana, persoalan ini akhirnya bisa diselesaikan karena hati nurani,” ujarnya.

Selain itu, David meminta agar kepolisian menindaklanjuti informasi dugaan adanya tekanan terhadap Sunani terkait penebusan sepeda motor miliknya.

Baca Juga :  Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kata dia, ada oknum yang diduga meminta sejumlah uang pada Sunani, agar kendaraan tersebut bisa dikeluarkan dari penahanan.

“Kami meminta persoalan ini diusut tersendiri oleh kepolisian. Jangan sampai ada tindakan yang justru mencemari institusi kepolisian yang sedang mengedepankan misi humanis,” ucapnya.

David juga menyampaikan terkait kelengkapan administrasi kependudukan (adminduk) milik Sunani.

Menurutnya, kelengkapan administrasi tersebut, agar Sunani dapat mengakses berbagai program bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Lebih lanjut, David juga akan membantu biaya pendidikan anak Sunani, melalui program Sekolah Rakyat maupun bantuan pendidikan lainnya.

“Kami tidak ingin ada anak di Jember yang putus sekolah. Minimal pendidikan sampai SMA harus diselesaikan. Pengurusan administrasi hingga proses belajar akan kami fasilitasi secara gratis,” tuturnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Baca Lainnya

Wednesday, 4 November 2026 - 14:27 WIB

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading