Puput Novel Telah Tiada, Penyanyi Tenar Zaman Orba

Senin, 9 September 2024 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Puput Novel Telah Tiada, Penyanyi Tenar Zaman Orba (Sumber: Canva Grafis)

Gambar Puput Novel Telah Tiada, Penyanyi Tenar Zaman Orba (Sumber: Canva Grafis)

Frensia.id-  Puput Novel, yang terlahir dengan nama Putri Zizi Novianti pada 31 Agustus 1974, dikabarkan wafat kemarin, 08/09/2024.  Ia adalah seorang bintang yang cahayanya bersinar terang di langit hiburan Indonesia.

Warisan darah seni yang mengalir dari orang tuanya menjadi fondasi yang kokoh bagi langkah-langkah pertamanya di dunia musik sejak usia belia pada dekade 1970-an, Zaman Orba. Suaranya yang merdu membawanya memasuki panggung seni peran.

Ia memukau penonton dalam berbagai film dan sinetron yang menghiasi layar kaca. Bukan hanya seorang penyanyi dan aktris, Puput juga berkiprah sebagai presenter yang anggun di berbagai stasiun televisi, memperlihatkan pesona dan kecerdasannya.

Ia pun sempat menjadi duta Indonesia dalam ajang Asia Bagus di Singapura. Hal ini menegaskan posisinya sebagai seniman yang tak hanya dikenal di tanah air, tetapi juga di kancah internasional.

Puput Novel, seorang seniman serba bisa yang mewarnai dunia hiburan Indonesia, telah meninggalkan jejak tak terhapuskan dengan 36 album rekaman yang berhasil dihasilkannya. Di antaranya, 28 album mewakili masa kecilnya yang ceria, sementara 8 lainnya mencerminkan perjalanan hidupnya menuju kedewasaan.

Baca Juga :  Diumumkan! 4 Personel Polisi Buntut Kasus Intimidasi Sukatani, Masih Direspon Buruk Warganet

Keahlian Puput tak terbatas pada dunia musik saja; ia juga berperan dalam 4 film dan 3 sinetron, salah satunya adalah sinetron populer di Indosiar, Keluargaku Sorgaku, di mana ia memerankan karakter Sarah. Kemampuannya dalam menghidupkan karakter di layar kaca dipadukan dengan pesonanya dalam iklan-iklan terkenal, seperti iklan shampoo Head & Shoulders dan obat Promag bersama Deddy Mizwar.

Prestasi gemilangnya dibuktikan dengan diraihnya empat Golden Record, penghargaan atas penjualan album terbanyak dan kualitas terbaik pada masanya. Tak hanya di jalur pop, Puput juga memperkaya musik religi Indonesia dengan meluncurkan beberapa album religi, baik solo maupun kolaborasi dengan nama-nama besar seperti Dwiki Dharmawan, Novia Kolopaking, Ita Purnamasari, hingga Betharia Sonata.

Dalam dunia akademis, Puput tercatat sebagai mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) angkatan 1994 dengan jurusan Sastra Inggris. Perjalanan pendidikannya berlanjut hingga jenjang S2 di Universitas Indonesia pada tahun 2012, di mana ia mendalami ilmu Sosial Politik. Di luar panggung hiburan, Puput juga aktif dalam berbagai organisasi dan sering diundang memandu acara anak-anak secara off air, mengenang masa kecilnya yang gemilang sebagai artis cilik.

Baca Juga :  Faktor Fans Musik Hardcore Cenderung Vandalis? Pernah Diteliti Akademis ISI Yogyakarta

Setelah sempat menghilang dari dunia hiburan, Puput kembali pada tahun 2014 dengan album religi yang segar dalam format band, bernama TopGan Band, di mana ia tampil sebagai vokalis bersama Agi (gitaris), Reza (bassis), dan Barkah (drummer). Namun, pada Minggu malam, 8 September 2024, pukul 18.25 WIB, di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan.

Kabar duka atas meninggalnya Puput Novel juga terkonfirmasi melalui unggahan Instagram story dari sepupunya, Alblen Fabe, serta artis sinetron Cahya Kamila. Ungkapan bela sungkawa dari kedua sosok yang dekat dengan Puput ini memperkuat berita kepergiannya, meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya yang telah mengikuti perjalanan kariernya sejak lama.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun. Selamat jalan @puputnovel. Semoga Husnul khotimah”, tulis Cahya Kamalia

Dunia hiburan Indonesia berduka atas kehilangan seorang seniman berbakat yang telah memberikan warna dalam berbagai aspek seni dan hiburan tanah air.

Puput Novel mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya. Dunia kehilangan seorang seniman yang tak hanya berbakat, tetapi juga penuh dedikasi dalam setiap langkah hidupnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Ramadan, Musik Religi, dan Keabadian Musisi Favorit Generasi Milenial
Sukatani, Band Punk yang Diduga Diintimidasi Polisi, Ternyata Telah Diteliti Akademisi UNY
Dara Sarasvati Kembali Memukau dengan Menampilkan Busana Ratu Kidul
Sukatani Jadi Yang Ke-6, Masuk Musisi Tanah Air Yang Pernah Dicekal Pemerintah
Tentang Polemik Lagu Sukatani, Fadli Zon Anggap Tak Masalah Asal…
Faktor Fans Musik Hardcore Cenderung Vandalis? Pernah Diteliti Akademis ISI Yogyakarta
Diumumkan! 4 Personel Polisi Buntut Kasus Intimidasi Sukatani, Masih Direspon Buruk Warganet
Perayaan Sewindu KSBN, Stafsus Kementerian Komdigi Tampil Cantik dengan Kebaya Janggan

Baca Lainnya

Sabtu, 8 Maret 2025 - 03:50 WIB

Ramadan, Musik Religi, dan Keabadian Musisi Favorit Generasi Milenial

Minggu, 23 Februari 2025 - 18:22 WIB

Sukatani, Band Punk yang Diduga Diintimidasi Polisi, Ternyata Telah Diteliti Akademisi UNY

Minggu, 23 Februari 2025 - 11:54 WIB

Dara Sarasvati Kembali Memukau dengan Menampilkan Busana Ratu Kidul

Minggu, 23 Februari 2025 - 06:11 WIB

Sukatani Jadi Yang Ke-6, Masuk Musisi Tanah Air Yang Pernah Dicekal Pemerintah

Minggu, 23 Februari 2025 - 05:11 WIB

Tentang Polemik Lagu Sukatani, Fadli Zon Anggap Tak Masalah Asal…

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB