Tega! Begini Kronologi Bocah 6 Tahun di Jember Dibunuh dan Dikubur di Kebun oleh Kekasih Ibunya

Friday, 14 February 2025 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Tega! Begini Kronologi Bocah 6 Tahun di Jember Dibunuh dan Dikubur di Kebun oleh Kekasih Ibunya (Sumber: Istimewa)

Gambar Tega! Begini Kronologi Bocah 6 Tahun di Jember Dibunuh dan Dikubur di Kebun oleh Kekasih Ibunya (Sumber: Istimewa)

Frensia.Id- Tega! Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun dibunuh dan dikubur di kebun oleh pria berinisial A-F yang merupakan kekasih ibunya. Peristiwa itu terjadi di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember.

Korban sebelumnya sudah dikabarkan hilang sejak hari Minggu 09 Februari 2025. Kabar kehilangan tersebut juga telah banyak beredar di media sosial Facebook.

“Awalnya, anak tersebut memang sudah hilang dan dicari. Banyak juga beredar di media sosial tentang info kehilangan anak tersebut,” kata Holis, warga setempat, Kamis (13/02/2025).

Lebih lanjut kata Holis (30), korban ternyata tidak hilang karena diculik. Melainkan dibunuh oleh A-F, lalu dikubur dikebun.

Hal itu terungkap usai polisi melakukan penyelidikan. Korban ditemukan dikuburkan di belakang pabrik Sampoerna yang saat ini sudah jadi pabrik triplek.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Jember Sebut Judol Perusak Masa Depan Anak Bangsa

Polisi bersama warga pun akhirnya menggali lokasi tersebut, korban akhirnya dievakuasi ke RSD Soebandi oleh kepolisian.

“Mayat korban ditemukan dikuburkan di belakang pabrik Sampoerna, korban pun akhirnya dibawa ke RSD Soebandi oleh kepolisian,” ujarnya.

Kata Holis, pelaku memang diketahui memiliki masalah kejiwaan. Sebelumnya ia pernah menghamili adiknya sendiri.

“Pelaku itu ada gangguan jiwa. Ia pun mengakui pernah menghamili adiknya,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Sempolan Silo, AKP M. Na’i membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi. Namun, kasus tersebut sudah ditangani langsung oleh unit Satreskrim Polres Jember.

Baca Juga :  19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis

“Kasus ini sudah ditangani langsung oleh unit Satreskrim Polres Jember, mengenai lebih jelasnya bisa konfirmasi ke Polres,” jelasnya.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan evakuasi korban.

“Korban sudah kami evakuasi ke RSD Soebandi untuk dilakukan autopsi,” ucapnya.

Pelaku saat ini sudah di bawa ke Satreskrim Polres Jember. Mengenai motif pelaku melakukan tindakan tersebut, pihak kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sudah dibawa ke Satreskrim Polres Jember untuk dilakukan pemeriksaan. mengenai motif, kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pasutri bersama Temannya Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember
Bejat! Pria di Jember Tega Cabuli Adik Ipar di Dalam Kamar Rumah
Edan! Kakek Marbot Musala di Genteng Banyuwangi Cabuli Siswi hingga Hamil
Viral! Warga Jember Meninggal Saat Nonton Sound Horeg
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Polisi Belum Periksa Dirut PT Adika Atmaja Teknik
Pasutri di Jember Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Kerugian Capai Rp 3 Miliar
Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Tag :

Baca Lainnya

Wednesday, 14 October 2026 - 17:25 WIB

Bejat! Pria di Jember Tega Cabuli Adik Ipar di Dalam Kamar Rumah

Tuesday, 13 October 2026 - 13:36 WIB

Edan! Kakek Marbot Musala di Genteng Banyuwangi Cabuli Siswi hingga Hamil

Tuesday, 13 October 2026 - 12:37 WIB

Viral! Warga Jember Meninggal Saat Nonton Sound Horeg

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

Wednesday, 7 October 2026 - 20:20 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Dana Proyek Hydrant, Polisi Belum Periksa Dirut PT Adika Atmaja Teknik

TERBARU

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading