Dinas Pertanian Jember Beri Penjelasan soal Dugaan Pembengkakan Anggaran Perjalanan Dinas

Wednesday, 26 August 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) atau Pertanian Kabupaten Jember, Mohammad Djamil (Foto: Fadli/Frensia).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) atau Pertanian Kabupaten Jember, Mohammad Djamil (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) atau Pertanian Kabupaten Jember, memberi penjelasan terkait adanya dugaan pembengkakan anggaran perjalanan dinas.

Penjelasan tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Jember, Mohammad Djamil, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) penyelarasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027, di Ruang Komisi B DPRD Jember.

“Jadi, bukan terlalu besar. Ini kan ada semacam dugaan bahwa perjalanan dinas ini dalam rangka kan begitu,” kata Djamil, pada Rabu (26/8/2026).

Djamil menyebut bahwa anggaran yang terima kurang lebih nilainya sama, kalaupun lebih besar karena terdapat intensitas kegiatan yang padat.

Sebab kata Djamil, anggaran untuk pembangunan pertanian di Jember, banyak didapat melalui bantuan Kementerian Pertanian RI, maupun dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Hal tersebut yang kemudian, kata dia, sehingga membutuhkan anggaran kegiatan yang berkelanjutan untuk melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan sekaligus konsultasi pada pemberi bantuan.

Djamil juga mengatakan bahwa kini ketentuan penerima bantuan telah diubah, sebagaimana Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 2 Tahun 2026 yang mengubah Standar Operasional Prosedur (SOP) Bantuan Pemerintah (Banpem), dengan digitalisasi melalui Aplikasi e-Banper.

“Salah satu kewajiban kita adalah melengkapi pemberkasan CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi atau Lahan). Dan itu membutuhkan sinkronisasi yang bersifat terus-menerus. Memang ada aplikasi, tapi ada beberapa yang belum bisa terakomodir oleh aplikasi itu,” tuturnya.

Baca Juga :  Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Djamil menyadari saat ini masih dalam momentum efisiensi, sehingga pihaknya mengalokasikan anggaran yang tersedia bisa lebih efektif.

“Jadi, kita tidak bicara tentang kebesaran apa kekecilan, tapi bicara yang ada itu pun dapat kita efektifkan. Dan selama ini kita bisa efektif,” ucapnya.

Lebih lanjut, Djamil mencontohkan efisiensi anggaran untuk kebutuhan sinkronisasi Bantuan Pemerintah (Banpem), dalam memberikan bimbingan teknis kepada kelompok tani penerima manfaat.

“Itu sama sekali tidak ada anggaran dan kita lakukan dengan cara swadaya. Istilahnya butuh kopi, gorengan ya kalau petaninya bawa ya sudah itu ya. Jadi, seperti itu,” tegasnya. (***)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data
Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan
Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal
DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono
DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember
Pemkab Jember Lakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Samanhudi Depan Pasar Tanjung
Gus Fawait Tegaskan Kebijakan Perubahan Tata Kelola Pasar Tanjung Jember atas Usulan Pedagang
Gus Fawait Sampaikan Penjelasan Raperda APBD 2027, Targetkan Pendapatan Daerah Senilai Rp 4.520 Triliun

Baca Lainnya

Thursday, 1 October 2026 - 13:55 WIB

Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data

Wednesday, 30 September 2026 - 17:48 WIB

Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan

Tuesday, 29 September 2026 - 18:42 WIB

Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal

Tuesday, 29 September 2026 - 16:06 WIB

DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono

Tuesday, 29 September 2026 - 11:57 WIB

DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading