Home / Uncategorized

Akan Lapar dan Haus, Ini Dia Tips Berkendara Saat Bulan Ramadhan

Wednesday, 6 March 2024 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan layar akun Instagram cilacap.kekinian

Gambar tangkapan layar akun Instagram cilacap.kekinian

Frensia.Id- Menjaga fokus pada saat berkendara memang sangatlah penting. Apalagi saat berpuasa.

Haus dan lapar seringkali menjadi tantangan dan membuat seseorang tidak fokus dalam berkendara. Jika sudah sore hari, biasanya akan terburu-buru mengejar waktu untuk berbuka.

Kebutuhan air dan vitamin tubuh, hanya di isi ketika waktu sahur dan berbuka. Sementara berkendara motor tetap berlangsung setiap hari.

Maka kondisi fisik yang tidak prima akan menjadi berbahaya jika berkendara. Ini dia tips berkendara saat bulan ramadhan.

Perhatikan Sahur yang Baik

Sahur memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga stamina tubuh selama menjalankan ibadah puasa dan beraktivitas siang hari.

Perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah dan sayur, serta hindari makanan yang tinggi minyak karena akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan kantuk di siang hari.

Hati-Hati dan Atur Kecepatan

Hindari berkendara dengan terburu-buru saat berkendara mengejar waktu berbuka di rumah.

Waspada jika melewati area yang ramai saat menjelang buka puasa (area di mana banyak orang mencari makanan untuk berbuka).

Hindari jalur yang padat dan macet dan lebih baik pulang lebih awal atau berbuka dahulu di perjalanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menentukan Tempat Untuk Beristirahat dan Berbuka

Saat berkendara jarak jauh, jika fisik mulai lelah sebaiknya istirahat dahulu di area yang nyaman.

Pengendara sebaiknya sudah bisa menentukan area untuk berhenti jika mengharuskan berbuka di jalan.

Saat istirahat, pengendara bisa melakukan kembali pengecekan ringan agar motor siap digunakan kembali.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM
Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi
Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Kuasa Hukum Korban Dugaan Aborsi Kirim Surat ke Wassidik Polda Jatim, Soroti Lambannya Penyelidikan
Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi
Pemkab Jember Percepat Sinergi dengan Pusat: Garap Layanan Dasar hingga Hotel Cinta
Warga Desa Suci dan Pakis Audiensi ke DPRD Jember Tuntut Kejelasan Sertifikat Tanah Ketajek
Pasutri bersama Temannya Ditangkap Polisi Usai Bobol Toko di Pasar Tanjung Jember

Baca Lainnya

Friday, 16 October 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 October 2026 - 10:56 WIB

Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi

Friday, 16 October 2026 - 00:20 WIB

Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi

Thursday, 15 October 2026 - 22:58 WIB

Kuasa Hukum Korban Dugaan Aborsi Kirim Surat ke Wassidik Polda Jatim, Soroti Lambannya Penyelidikan

Thursday, 15 October 2026 - 22:52 WIB

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading