Religia | Selasa, 28 Januari 2025 - 06:09 WIB
Frensia.id– Isra’ Mi’raj bukanlah peristiwa yang hanya menginspirasi keimanan, tetapi juga menggugah epistemologi manusia tentang realitas. Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid Al-Haram ke…
Religia | Kamis, 23 Januari 2025 - 15:11 WIB
Frensia.id – Rajab bulan yang istimewa dan dimuliakan dalam Islam. Bulan ini datang dengan membawa pesan keberkahan, seolah menjadi pengingat bahwa waktu adalah milik…
Kolomiah | Kamis, 23 Januari 2025 - 10:23 WIB
Frensia.id- Tragedi yang menimpa para guru honorer di Jember adalah potret buram ketidakadilan yang terus terulang. Mereka yang telah bertahun-tahun mengabdi, mendidik anak-anak bangsa…
Religia | Selasa, 21 Januari 2025 - 18:46 WIB
Frensia.id- Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan adalah tiga bulan berturut yang memiliki keistimewaan dalam Islam. Ketiganya seperti tangga spiritual yang membawa umat Islam menuju puncak…
Politia | Selasa, 21 Januari 2025 - 12:28 WIB
Frensia.id – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang Kedua Tahun 2024-2025 pada Selasa, 21 Januari 2025, di…
Opinia | Selasa, 21 Januari 2025 - 09:01 WIB
Frensia.id- Mulai Januari 2025, pemerintah Indonesia meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran sebesar Rp 71 triliun. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah…
Politia | Kamis, 9 Januari 2025 - 18:04 WIB
Frensia.id -Berbeda dengan putusan tentang presidential threshold yang bisa dibilang memuaskan, Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengizinkan dosen PNS menjadi advokat terbatas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat justru memunculkan keanehan. Pasalnya, keputusan ini dianggap sebagai terobosan yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tetapi, di balik itu, aturan yang menyertainya justru melahirkan lebih banyak batasan daripada peluang.
Opinia | Kamis, 9 Januari 2025 - 12:16 WIB
Frensia.id – Pernahkah kita merasa jenuh saat harus memilih calon presiden yang, lagi-lagi, berasal dari lingkaran yang itu-itu saja? Bukan karena negeri ini kekurangan figur hebat, tetapi karena aturan presidential threshold (PT) yang mengharuskan calon presiden didukung oleh partai dengan minimal 20% suara legislatif.
Religia | Selasa, 7 Januari 2025 - 19:08 WIB
Frensia.id – Dalam khazanah Islam, bulan Rajab sering dimaknai sebagai bulan persiapan spiritual. Abu Bakr Al-Balkhi, seorang ulama besar, menyampaikan analogi yang mendalam: “Bulan Rajab saatnya menanam, bulan Sya’ban saatnya menyiram, dan bulan Ramadan saatnya menuai hasil.” Analogi ini memberikan pelajaran penting tentang siklus spiritual seorang Muslim dalam menyambut Ramadan, bulan puncak ibadah.
Religia | Selasa, 7 Januari 2025 - 14:55 WIB
Frensia.id – Bulan Rajab kembali menyapa, membawa pesan kemuliaan yang menjadi momentum refleksi dan perbaikan diri. Dalam tradisi Islam, bulan ini dikenal sebagai salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan oleh Allah SWT. Pemuliaan terhadap bulan ini bukan sekadar ajakan spiritual, melainkan juga pengingat akan nilai-nilai universal: penghormatan, kedamaian, dan pengendalian diri.
Politia | Selasa, 7 Januari 2025 - 05:33 WIB
Frensia.id – Penerapan Presidential Threshold sebagai syarat minimal pencalonan presiden dan wakil presiden telah lama menjadi bahan perdebatan, khusunya di Indonesia yang menempatkan sistem demokrasinya berlandaskan konstitusi. Hakikatnya, dalam sistem presidensial, keberadaan ambang batas pencalonan ini tidak relevan jika digunakan sebagai alat pembatasan.
Opinia | Religia | Sabtu, 4 Januari 2025 - 19:38 WIB
Frensia.id – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapuskan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) menuai beragam harapan. Di satu sisi, keputusan ini dianggap sebagai langkah maju untuk memperkuat demokrasi yang lebih inklusif. Di sisi lain, masih ada tantangan dalam memastikan proses pencalonan tetap mencerminkan integritas dan kualitas kepemimpinan.
Regionalia | Kamis, 2 Januari 2025 - 20:43 WIB
Frensia.id – Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LKBHI) UIN KHAS Jember meraih prestasi gemilang dengan terakreditasi A untuk periode 2025-2027. Pencapaian ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor M.HH-6.HN.04.03 Tahun 2024 yang diumumkan pada 27 Desember 2024.
Religia | Kamis, 2 Januari 2025 - 16:23 WIB
Frensia.id- Bulan Rajab, termasuk dalam empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam, mengajarkan umat untuk menangguhkan segala bentuk peperangan dan kekerasan. Allah SWT mengingatkan dalam surat At-Taubah ayat 36 agar umat-Nya tidak menzalimi diri mereka sendiri pada bulan-bulan yang penuh berkah ini.
Opinia | Kamis, 2 Januari 2025 - 05:38 WIB
Frensia.id – Pilkada langsung telah menjadi bagian penting dari demokrasi Indonesia sejak diterapkan pada 2005. Namun, hari ini ada upaya untuk mengusik keberlanjutannya. Dalam tulisannya di detikNews berjudul “Koreksi Pilkada Langsung, Mencegah Administrasi Pemerintahan Koruptif”, Bambang Soesatyo menyatakan bahwa Pilkada langsung, meski lahir dari semangat reformasi, justru telah menjadi akar berbagai masalah, terutama korupsi di pemerintahan daerah.
Opinia | Selasa, 31 Desember 2024 - 20:18 WIB
Frensia.id – Pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi harus dilakukan dengan sepenuh hati, seperti yang diajarkan Gus Dur, bukan hanya basa-basi dan omon-omon. Pada tahun 2009, di tengah situasi politik yang penuh tantangan, Gus Dur menegaskan dukungannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyemangati para pimpinan KPK untuk tidak takut kepada siapapun dan berpegang teguh pada tugas mulia mereka.
Opinia | Selasa, 31 Desember 2024 - 13:21 WIB
Frensia.id – Menyimak kasus korupsi pengeloaan timah yang menelan kerugian negara hingga Rp. 300 triliun, bangsa ini sedang dihadapkan pada paradoks keadilan dan matinya hukum. Bagaimana tidak? sanksi kepada para pelaku, dengan segala kejahatan yang mereka perbuat, tampak seperti lelucon menyakitkan bagi rakyat. Publikpun geram, ditegah keresahan yang memuncak, pertanyaan dan keinginan menjadi koruptor tersiar di media sosial: Seakan menjadi koruptor saat ini pilihan hidup yang lebih “menguntungan”?
Religia | Kamis, 26 Desember 2024 - 22:50 WIB
Frensia.id- Pernyataan kontroversial Prabowo Subianto, memaafkan koruptor asal mereka mengembalikan uang negara, banyak menuai reaksi. Pernyataan ini mengundang tentang bagaimana negara menangani tindak pidana korupsi. Bagaimana bisa, koruptor dimaafakan? Sebaliknya, Umar ibn Abdul Aziz mengajarkan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan lebih dari sekadar memaafkan. Kepemimpinannya menunjukkan bahwa pemimpin yang berintegritas dapat menciptakan perubahan tanpa kompromi dengan tindakan yang merugikan rakyat.
Politia | Kamis, 26 Desember 2024 - 16:59 WIB
Frensia.id- Aneh, mengejutkan dan sulit dipercaya, begitulah kesan yang mungkin muncul di benak lebih dari 281 juta penduduk Indonesia saat mendengar pernyataan Prabowo Subianto. Ia mengusulkan bahwa koruptor bisa mendapatkan pengampunan hanya dengan mengembalikan uang negara yang telah dicuri. Presiden ke 8 ini bahkan menyarankan agar pengembalian uang itu dilakukan secara diam-diam, agar tidak diketahui banyak orang. Ide ini jelas menuai beragam reaksi dan memicu perdebatan panas tentang makna keadilan bagi para koruptor.
Opinia | Kamis, 26 Desember 2024 - 10:39 WIB
Frensia.id – Baru-baru ini publik dibikin geger dan keheranan oleh pernyataan Presiden Prabowo Subianto, ia akan memberi pengampunan kepada koruptor yang mengembalikan uang hasil korupsinya. membuat orang bertanya-tanya, dimana tekad yang pernah dijanjikannya? Prabowo, dalam kampanye politik, menggebu-menggebu memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya, demi menghapus kemiskinan di tanah ini. Namun, hari ini janji itu terkesan hanya omon-omon, alih-alih mengejar ke antartika, malah memberi pintu maaf.
Regionalia | Religia | Selasa, 24 Desember 2024 - 22:12 WIB
Frensia.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-96 Kabupaten Jember, ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Jember untuk mengikuti acara Dzikir, Sholawat, dan Doa Bersama. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto, meskipun tanpa kehadiran Wakil Bupati Jember, Gus Firjaun, yang berhalangan hadir karena menghadiri acara di PWNU Surabaya.
Educatia | Selasa, 24 Desember 2024 - 13:51 WIB
Frensia.id – Tak hanya fisik dan psikis, terpenjara dalam kungkungan stigma dan ketidakadilan adalah beban yang harus ditanggung korban kekerasan seksual. Ironisnya, meski pemerintah telah mengundangkan UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), perlindungan hukum masih terbilang ibarat fatamorgana di padang pasir”, terlihat indah namun sirna saat didekati. Hak kesejahteraan yang seharusnya dapat membangkitkan harapan serta martabat korna tak lebih sebatas catatan pinggir dalam aturan tersebut.