Frensia.Id– Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Jember, berkomitmen menjaring talenta muda potensial melalui gelaran kejuaraan pencak silat “Jember Championship 3” yang memperebutkan Piala Kemenbud RI dan Piala Bupati Jember.
Event tersebut berlangsung di GOR PKPSO Jember, mulai Sabtu 14 Februari – 15Februari 2026.
Ketua Umum IPSI Jember, Ahmad Halim, menyatakan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa. Melainkan langkah awal dalam membangun fondasi prestasi silat Jember untuk masa depan.
“Event ini merupakan proses inventarisasi untuk menemukan bibit-bibit unggul atlet pencak silat kita,” katanya, Sabtu (14/2/2026).
Selanjutnya, Halim mengungkapkan harapannya agar pembinaan atlet silat dapat dilakukan secara sistematis. Salah satu langkah strategis yang akan diambil adalah menjalin sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Dispora Jember.
“Kita ingin kurikulum pencak silat, terutama silat prestasi, bisa diajarkan di masing-masing sekolah. Ini adalah cara efektif untuk menyeleksi atlet berpotensi sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, seleksi ini akan mencakup berbagai tingkatan usia, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga kategori dewasa. Dengan masuknya silat prestasi ke sekolah, kata dia, IPSI Jember memiliki basis data atlet yang lebih luas dan terorganisir.
“Karena itu adalah salah salah satu cara bagaimana kita bisa menyeleksi atlet yang berpotensi. Kemudian nanti kita arahkan,” paparnya.
Halim menegaskan bahwa event Jember Championship merupakan ajang inventarisasi atlet.
Para juara dan atlet potensial dari kompetisi ini akan dipersiapkan untuk menghadapi ajang yang lebih bergengsi, seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Target besar kita adalah dua tahun lagi ada event di Surabaya, minimal dari sekarang kita sudah punya pondasi yang kuat. Event ini adalah ajang seleksi untuk atlet yang akan kami terjunkan di arena Popda maupun Porprov mendatang,” tambahnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jember itu mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Kehadiran pemkab terutama Bupati Fawait, dianggap sebagai suntikan semangat bagi pengurus IPSI dan para atlet untuk tembus ke kancah nasional.
“Saya sangat meyakini dengan kompaknya teman-teman saat ini dan didukung penuh oleh Pemkab, kita bisa melahirkan talenta pencak silat yang mampu berbicara di level nasional di masa depan,” tandasnya.
Sebagai informasi, event ini diikuti oleh sebanyak 860 atlet pencak silat. Ratusan atlet tersebut berasal dari Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, DI Yogyakarta, serta Jawa Timur.
Jenjang pertandingan meliputi tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.







