Dag Solstad, Sastrawan Terbesar Norwegia Tutup Usia

Monday, 17 March 2025 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dag Solstad Tutup Usia (Ilustrasi: Prase)

Dag Solstad Tutup Usia (Ilustrasi: Prase)

Frensia.id- Dag Solstad, salah satu sastrawan terbesar zaman ini menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 14 Maret 2025. Ia meninggalkan dunia yang fana ini dengan mewariskan karya-karyanya yang cukup banyak dan dikenal secara populer di belahan dunia.

Karya-karyanya berupa novel, esai, cerpen dan reportase sepak bola mendapatkan sambutan hangat dari para pembaca di banyak negara. Hal ini dibuktikan dari adanya penerjemahan atas tulisan-tulisannya tersebut lebih dari 20 bahasa, termasuk Indonesia.

Sastrawan kelahiran Norwegia 16 Juli 1941 ini, memulai kiprahnya dalam dunia sastra saat usianya masih muda. Pertama kali mendapatkan penghargaan Mads Wiel Nygaards Endowment di saat ia menginjak usia yang masih muda, yakni 28 tahun.

Baca Juga :  Langkah Kolaborasi Indonesia Gandeng BRI Hidupkan Semangat Membaca di Maluku Tengah

Setelah itu berangsur-angsur bersamaan dengan bertambahnya karya dan kredibilitasnya sebagai penulis yang layak diperhitungkan, penghargaan berdatangan. Mulai dari Nordic Council’s Literature Prize pada 1989, untuk roman pada tahun 1987, Brage 2006 untuk Armand V.

Solstad merupakan satu-satunya penulis yang mendapatkan penghargaan sebagai kritikus sastra Norwegia tiga kali. Prestasi tersebut belum pernah diraih oleh para penulis lain di negaranya tersebut.

Oleh karena itu tidak aneh jika sosoknya menempati posisi yang cukup prestisius, yaitu sebagai penulis di tingkatan teratas Norwegia di generasinya.

Sebagai penulis yang memang mempunyai daya magnet cukup kuat bagi pembacanya, maka tidak aneh jika Solstad menyajikan beberapa tema-tema yang terbilang kontroversial. Ia memberi penekanan pada wilayah politik dengan mengambil posisi kiri, sisi marxisme dan leninisme.

Baca Juga :  Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas

Selain itu, Solstad juga menyuguhkan keterasingan masyarakat kontemporer sebagai sebuah tema. Ia membedahnya dengan analisis yang mendalam dan cukup intim.

Tidak heran jika salah seorang sastrawan besar Jepang, Haruki Murakami yang juga merupakan penerjemahnya versi bahasa negeri matahari terbit tersebut menyatakan bahwa karya sastranya merupakan jenis yang serius.

Salah satu karyanya yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia berjudul Aib dan Martabat diterbitkan oleh Marjin Kiri.

Sepanjang hidupnya Solstad menikah sebanyak tiga kali, dan yang terkahir ia menikahi putri seorang penulis Jens Bjorneboe, yang berprofesi sebagai jurnalis bernama Therese Bjorneboe.    

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026
Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas
Langkah Kolaborasi Indonesia Gandeng BRI Hidupkan Semangat Membaca di Maluku Tengah
Inovasi Cold Storage Berbasis Gas Etilen dari Petani Milenial Lumajang Warnai Lomba Hortikultura Jawa Timur 2025
Mars Attacks: Film yang Bercerita tentang Penyelamatan Bumi Berkat Sound Horeg
Wamen Pariwisata Sebut JFC Merupakan Panggung Carnaval Dunia
Bucin Wajib Baca!! Malam-Malam Putih Novel Legendaris Abad 19 Karya Dostoevsky, Membongkar Egoisme Perempuan

Baca Lainnya

Friday, 2 January 2026 - 22:27 WIB

Pemkab Jember Resmi Berlakukan Tiket Terintegrasi Papuma–Watu Ulo Mulai 2 Januari 2026

Thursday, 25 December 2025 - 22:26 WIB

Surat Cinta Franz Kafka Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Saturday, 6 December 2025 - 06:30 WIB

Parijs van Java, Novel Karya Remy Sylado yang Memiliki Gaya Bahasa Khas

Saturday, 22 November 2025 - 17:06 WIB

Langkah Kolaborasi Indonesia Gandeng BRI Hidupkan Semangat Membaca di Maluku Tengah

Monday, 20 October 2025 - 19:15 WIB

Inovasi Cold Storage Berbasis Gas Etilen dari Petani Milenial Lumajang Warnai Lomba Hortikultura Jawa Timur 2025

TERBARU

Gambar Real Madrid Menang Di Final! Jika Lawannya Bukan Barcelona (Sumber: Frensia Grafis)

Sportia

Real Madrid Menang Di Final! Jika Lawannya Bukan Barcelona

Monday, 12 Jan 2026 - 04:57 WIB

Foto: Tangkapan Layar dari Media Sosial.

News

Perempuan di Jember Tewas Tertemper Kereta Api

Friday, 9 Jan 2026 - 19:40 WIB

Foto Betrand Russel (Sumber: Arif)

Kolomiah

Ketika Usaha Mengkhianati Hasil

Wednesday, 7 Jan 2026 - 22:18 WIB