JFC 2026 Hadirkan ‘Red Carpet’ untuk Menyambut Artis Busana

Saturday, 25 July 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi foto bersama Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama para tamu undangan (Foto: Fadli/Frensia).

Sesi foto bersama Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama para tamu undangan (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun 2026 menghadirkan konsep ‘Red Carpet‘ untuk menyambut para artis yang sedang memamerkan busana yang dipakainya.

Presiden JFC, Budi Setiawan atau akrab disapa Iwan, menyampaikan bahwa konsep ‘Red Carpet’ pada JFC ke-24 merupakan pertama kali dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, konsep ‘Red Carpet’ tersebut, tidak hanya bertujuan melihatkan sisi glamor JFC, melainkan untuk menyambut para artis busana dari berbagai wilayah dan mancanegara.

“Karena talent-talent JFC, mereka sudah berkarya berbulan-bulan untuk menghasilkan sebuah karya dan pada saat mereka tampil di Jember Fashion Carnival mereka adalah sebagai bintang,” tuturnya, di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, pada Jum’at (24/7/2026).

Baca Juga :  Marak Event Konser Rugi di Jember, Omah Ndalung Gelar Kelas Event Organizer

Selain itu, kata dia, konsep tersebut merupakan strategi agar masyarakat lebih tertarik melihat JFC, sehingga berdampak pada perputaran keuangan ekonomi pelaku usaha.

Dalam JFC 2026 diperkirakan yang hadir lebih dari 1.500 talent busana.

“Semua talent, team support, termasuk juga kontingen-kontingen yang dari luar daerah, termasuk dari mancanegara,” ujarnya.

Adapun untuk artis yang sudah hadir dalam pertunjukan JFC, di antaranya Christine Hakim, dan 12 Puteri Indonesia.

Baca Juga :  Jelang 'Festival Indonesia adalah Kita', Djarum 76 Wadahi Kreatif Anak Muda Jember

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan terkait konsep Grand Carnaval yang digelar pada penghujung acara JFC.

Kata dia, dalam teatrikal Grand Carnaval nantinya menggambarkan satu cerita melalui konsep drama.

“Terdiri dari beberapa devile yang merupakan perjalanan dari Dewi Bumi untuk menemukan nilai-nilai kebijakannya dari berbagai dinamika yang terjadi di Bumi,” ujarnya.

Menurutnya, akhir dari perjalanan tersebut sehingga menyimpulkan pesan bahwa manusia itu tidak harus sempurna, tetapi untuk menjadi manusia adalah bagaimana mereka bisa peduli kepada sesama.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Marak Event Konser Rugi di Jember, Omah Ndalung Gelar Kelas Event Organizer
Jelang ‘Festival Indonesia adalah Kita’, Djarum 76 Wadahi Kreatif Anak Muda Jember
Semarak HUT ke-81 RI di Jember: Gus Fawait Gelar Konser Gratis Ndarboy Genk hingga Doa 7 Agama
Grand Carnival JFC 2026 Tampilkan 8 Defile Spektakuler
Presiden JFC Ungkap Makna Tema HEAL di JFC 2026: Bukan Sekadar Tema, Ini Perjalanan
Artwear Carnival JFC 2026 Tampilkan Beragam Busana Karya Para Desainer
Lagu Tabola Bale Bergema di Panggung Hari ke-2 JFC 2026
WACI di JFC 2026 Angkat Tema Wastra Nusantara Ajang Kenalkan Kekayaan Budaya Daerah

Baca Lainnya

Saturday, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Marak Event Konser Rugi di Jember, Omah Ndalung Gelar Kelas Event Organizer

Thursday, 17 September 2026 - 17:32 WIB

Jelang ‘Festival Indonesia adalah Kita’, Djarum 76 Wadahi Kreatif Anak Muda Jember

Monday, 17 August 2026 - 22:25 WIB

Semarak HUT ke-81 RI di Jember: Gus Fawait Gelar Konser Gratis Ndarboy Genk hingga Doa 7 Agama

Sunday, 26 July 2026 - 23:01 WIB

Grand Carnival JFC 2026 Tampilkan 8 Defile Spektakuler

Sunday, 26 July 2026 - 17:15 WIB

Presiden JFC Ungkap Makna Tema HEAL di JFC 2026: Bukan Sekadar Tema, Ini Perjalanan

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading