Komitmen Kampus Merdeka! FTIK UIN KHAS Jember Tanda Tangani MoU Asistensi Mengajar International

Sunday, 19 May 2024 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Komitmen Kampus Merdeka! FTIK UIN KHAS Jember Tanda Tangani MoU Asistensi Mengajar International (Sumber: Istimewa)

Gambar Komitmen Kampus Merdeka! FTIK UIN KHAS Jember Tanda Tangani MoU Asistensi Mengajar International (Sumber: Istimewa)

Frensia.id- Saat ini setiap perguruan tinggi didorong untuk berkomitmen melaksanakan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam hal ini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) Asisntensi mengajar international.

Program internasional tersebut diawali penandatanganan MoU dan IA (Implementation agreement) dengan tiga lembaga pendidikan di Songkhla, Thailand.

Ketiga lembaga pendidikan ini adalah Santiwit Songkhla Technological College, Ansoriyah Wittaya School dan Songkhla Technological College. Ketiganya merupakan sekolah ternama di Thailand.

Penandatangan MoU dilakukan langsung oleh direktur masing-masing lembaga. Dari Santiwit Songkhla Technological College diwakili Dr. Mangsod Mateh, Ansoriyah Wittaya School oleh Mr. Ma’nasea Wameang dan Songkhla Technological College oleh Mr. Theeraphon Saengrawee.

Sementara dari FTIK UIN KHAS Jember diwakili oleh Wakil Dekan 3, Dr. Rif’an Humaidi, M.Pd.I. Selaku penanggungjawab di bidang Kerjasama, Alumni, dan Kemahasiswaan, ia bertanggung jawab pada program kerjasama internasional tersebut.

Tujuan utama MoU tersebut adalah mengimplementasikan program asistensi mengajar sebagai bagian dari amanah MBKM. Pelaksanaannya dikemas dalam wujud program “Global Teaching Practice“.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Adakan Diklat Kepemimpinan Ormawa, Bekali Mahasiswa Kemampuan Kelola Organisasi

Rifan Humaidi menerangkan, nota kesepakatan yang dibuat antara FTIK UIN KHAs dengan ketiga lembaga tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan skill dan pengetahuan mahasiswa.

Khususnya dalam aspek pembelajaran melalui program “Global Teaching Practice” atau Asistensi Mengajar Internasional. Ini merupakan tuntutan pelaksanaan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)“, Tutur lulusan doktoral manajemen pendidikan tersebut.

Bersamaan dengan ditandatanginya MoU bersama Santiwit Technological College ini, telah ada sebanyak 31 Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember yang telah diterima. Semua mahasiswa tentu sudah siap melaksanakan rangkaian kegiatan asistensi mengajarnya.

Di depan para peserta asistensi, Dr. Mangsod selaku Direktur memberikan himbauan bahwa mahasiswa harus bersungguh-sungguh dalam berproses. Apalagi kebutuhan mahasiswa terkait tempat dan makan sehari-hari telah ditanggung semuanya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga tampak antusias menyabut kerjasama ini. Buktinya, Kepala Dinas Pendidikan Santiwit dengan tegas juga mengaku siap menerima 3 mahasiswa untuk magang di kantornya, Jumat (18/05/2024)

Baca Juga :  Dua Pria Diduga Curi Cabai di Sawah Banyuwangi, Tepergok Petani

Di waktu yang berbeda, Theeraphon Saengrawee selalu direktur Songkhla Technological College juga menjelaskan bahwa dirinya sangat senang dan menyambut dengan bahagia para mahasiswa yang ditugaskan di sekolahnya. Apalagi mereka pandai dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Lebih lanjut, dia juga menegaskan bahwa siap untuk ikut serta dalam program pembelajaran internasional yang diadakan FTIK UIN KHAS Jember.

sebagai implementasi MoU ini siap join kegiatan-kegiatan atau seminar internasional yang diadakan oleh FTIK UIN Khas Jember“, tuturnya saat dihubungi oleh Frensia.id, Sabtu, (19/05/2024).

Tidak cukup dengan MoU ini, tampaknya FTIK UIN KHAS Jember juga berencana melakukan komunikasi dengan lembaga pendidikan di negara-negara lain. Salah satu yang dibidik berikutnya adalah Malaysia.

Rifan Humaidi menyampaikan bahwa setelah menyelesaikan proses MoU di Thailand, ia dengan rekan-rekan kerjanya akan berkomunikasi untuk merajut  kerjasama dengan dua kampus di Malaysia.

Untuk berikutnya, lebih fokus pada pengembangan penelitian, pengabdian, internasional conference, student mobility program, publikasi ilmiah dan lain sebagainya“, tegas Rif’an pada Frensia.id.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

GAPASDAP Minta Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) Dievaluasi Total
UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding
Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan
Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September
Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur
8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember

Baca Lainnya

Monday, 7 September 2026 - 20:02 WIB

GAPASDAP Minta Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) Dievaluasi Total

Monday, 7 September 2026 - 12:27 WIB

UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding

Wednesday, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 September 2026 - 21:16 WIB

Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Wednesday, 2 September 2026 - 11:07 WIB

Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

TERBARU

Pemkab Jember saat bertemu pihak PT Pertamina Patra Niaga. (Foto: Istimewa).

Politia

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

Monday, 7 Sep 2026 - 18:15 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading