Frensia.id- Sejak kecil, kita sering mendengar pepatah lama “kamu adalah apa yang kamu makan”, Tentu hal demikian ini benar adanya.
Sayangnya, banyak makanan yang tidak sehat untuk dikonsumsi. Apalagi setelah bekerja atau mengasuh anak, banyak makanan yang secara berlebihan dikonsumsi.
Hal demikian mudah menyebabkan peradangan pada tubuh kita, Konsekuensi kesehatan dari “peradangan terus-menerus”, yang disebut metaflamasi”.
Untuk mencegahnya, kita dapat memakai pola makan anti-inflamasi. Hal demikian dianggap sebagai kunci untuk mencegah beberapa kondisi kesehatan serius muncul.
Menurut Dr. Bhavini Shah, sebagaimana dilansir dalam Lloyds Pharmacy Online Doctor, dijelaskan bahwa diet anti inflamasi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, arthritis, penyakit Alzheimer, dan penyakit kardiovaskular.
“Diet anti inflamasi berfungsi mengurangi peradangan pada tubuh yang disebabkan oleh makanan inflamasi sehingga tubuh Anda dapat fokus pada penyembuhan bagian tubuh yang benar”. Tuturnya, dilansir dalam laman Miror.
Ada Lima makanan utama yang disarankan oleh Dr. Shah. Hal demikian dapat dimasukkan menjadi bagian dari pola makan harian kita.
Kelimanya adalah sebagaimana berikut ini;
- Sayuran berdaun hijau, seperti kangkung atau bayam
- Ikan berlemak, seperti salmon atau tuna.
- Kacang-kacangan, seperti kenari dan almond,
- Makan lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun dan minyak sayur
- Buah-buahan, seperti tomat
Dr. Shah juga mengatakan bahwa jika kita tidak yakin makanan apa yang harus dihindari yang dapat menyebabkan peradangan. Yang merekomendasi untuk menghindari roti putih, makanan yang digoreng, daging merah dan daging olahan, serta minuman manis dan alkohol.