Maqâshid Ash-Shiyâm, Adab Puasa (Ramadhan) : Mengakhirkan Sahur (Part 6)

Wednesday, 6 March 2024 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Sahur salah satu bagian yang identik dan tidak terpisahkan dari puasa. Meskipun sahur bukanlah anasir wajib atau biasa disebut bukanlah rukun puasa namun sahur menjadi bagian yang sebisa mungkin jangan ditinggalkan.

Anjuran sahur ini bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, bahkan tidak hanya itu Islam menganjurkan untuk mengakhirkan sahur. Ulama mengklaster mengakhirkan sahur ini merupakan adab dalam berpuasa, seperti Imam al-‘Izz bin Abdus Salam, kalangan ulama dari syafi’iyah.

Menurut ulama yang bergelar Sulthanul Ulama tersebut adab keenam berpuasa dalam kitab Maqâshid Ash-Shiyâm adalah mengakhirkan sahur. Sebagaimana sabda Rasulullah saw :

“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat berkah”

Mengenai mengakhirkan sahur Imam al-‘Izz bin Abdus Salam menyebutkan Amr bin Maimun pernah berkata bahwa para sahabat Muhammad saw. adalah orang-orang yang paling menyegerakan berbuka dan paling mengakhirkan sahur.

Baca Juga :  Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

Menurut ulama kelahiran Damaskus, Irak 577 H/ 1181 M tersebut mengakhirkan sahur tiada lain untuk membantu dalam menguatkan puasa, jika berpuasa tidak mengalami kepayahan sehingga dikhawatirkan tidak bisa banyak melakukan perbuatan taat kepada Allah.

Rasulullah Saw adalah sosok yang senantiasa mengakhirkan sahurnya disebutkan dalam sebuah hadis antara sahur Rasulullah Saw dan shalatnya selama kira-kira lima puluh ayat.

Setidaknya ada dua hal penting yang perlu diunderlined oleh Imam al-‘Izz bin Abdus Salam :

Pertama, membantu dalam menguatkan puasa. Sahur dianjurkan agar ketika berpuasa badan lebih kuat. Terlebih mengakhirkan sahur seperti pada akhir sepertiga malam menjelang imsak.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan UNEJ untuk Tingkatkan Literasi Perlindungan Sosial

Tentu akan berbeda dengan sahur yang belum masuk sepertiga malam terakhir katakanlah jam 10 atau jam 11 malam. Dengan mengakhirkan sahur berpotensi menjada stamina tubuh lebih kuan sehingga lebih kuat menahan lapar hingga magrib.

Kedua, Bentuk ittibā’ (mengamalkan sunnah Rasul). Bagaimana jika kenyang, atau terbiasa kuat puasa tanpa sahur. Haruskan bersahur? Tentu harus, dalam artian diusahakan.

Jika masih kenyang cukuplah bersahur dengan air atau makanan ringan. Sebab dengan bersahur meskipun dalam keadaan kenyang berarti telah mengamalkan dan menghidupkan sunnah Nabi. Tentu hal ini lebih Allah sukai.

Selain itu mengakhirkan sahur sebagai instrumen atau cara untuk menunggu waktu subuh sehingga tidak jauh dari sahur bisa menyegerakan dan mendirikan sholat subuh awal waktu.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi
Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga
Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan
Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian
Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara
Puluhan Anak dan Wali Murid di Jember Diare Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Bukan Cuma Seremonial, Intip Uniknya MPLS Humanis di SDN Banjarsengon 02 Jember
Tim Robotik Indonesia Rebutkan Tiket Robocon Internasional di KRAI 2026

Baca Lainnya

Tuesday, 28 July 2026 - 18:15 WIB

Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

Tuesday, 28 July 2026 - 10:40 WIB

Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga

Monday, 27 July 2026 - 10:50 WIB

Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan

Wednesday, 22 July 2026 - 13:49 WIB

Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian

Tuesday, 21 July 2026 - 14:31 WIB

Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara

TERBARU

Kedua terduga pelaku berinisial A dan P yang nekat mencuri kopi di Gunung Pasang, Kecamatan Panti, Jember (Foto: Istimewa).

Criminalia

Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk

Wednesday, 29 Jul 2026 - 18:51 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading