Politik Slank: Pecah Kongsi dari Jokowi Ke Ganjar-Mahfud

Thursday, 25 January 2024 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Akun Youtube @ganjar_Pranowo

Tangkapan Layar Akun Youtube @ganjar_Pranowo

Frensia.id/25/01/2024. Slank merupakan group musik legendaris tanah air yang sejak Orba separuh lagunya berisi kritik terhadap pemerintah. Beberapa tahun kemarin, Slank mulai masuk menjadi bagian dari dukung-mendukun calon politik. Periode kemarin, personelnya mendeklarasikan dukungannya terhadap Jokowi, saat ini pecah kongsi dan memberi dukungan ke Capres-Cawapres 03, Ganjar-Mahfud.

Pecahnya kongsi dukungan dari Jokowi sudah terbacara sejak 15 Januari lalu. Hal ini diketahui dari akun instragram @ganjar_pranowo. Dalam postingan tanggal tersebut, terlihat slank sedang makan di kaum restauran, Jakarta. Dari pertemuan ini, pada tanggal 20 Januari 2024, lima hari setelah bertemu, Slank mendeklarisikan dukungan pada Ganjar-Mahfud.

Baca Juga :  Tajemtra 2026 Jadi Rekor Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah, Gus Fawait: Nanti Tembus 26.000 Orang

Pecah kongsinya Slank dari Kubu Jokowi ini, bukan hanya dilakukan dengan mengegelar deklarasi, Personel yang diminta untuk membantu Jokowi dalam pemerintah juga menyatakan mundur. Abdee, Gitarisnya, di era Jokowi menjabat sebagai komisaris Telkom. Setelah melakukan deklarasi, ia menyatakan mundur dari jabatannya.

Salah satu alasan mendasar penarikan dukungan para personel slank dari Jokowi, adalah ketidak sepahaman visi. Bagi Bim-bim, Slank adalah group musik yang berani mengambil sikap dalam isu sosial dan politik. Visi dan misi slank telah berbeda dengan Jokowi yang saat ini memiliki kecenderungan mendukung paslon 02.

Baca Juga :  Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Sedangkan, dukungannya terhadap Ganjar-Mahfud tentu juga karena visi dan misinya sama. “Syarat kami kasih satu ide yang kami kasih nama “revolusi cinta”:. Ada beberapa yang Slank dan Slankers minta. Insya Allah niscaya kalau menang, bisa dijalankan,” tuturnya dilansir Medcom.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading