Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar

Monday, 31 August 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan korban saat setelah dievakuasi oleh pihak kepolisian dan warga setempat (Foto: Febri).

Penampakan korban saat setelah dievakuasi oleh pihak kepolisian dan warga setempat (Foto: Febri).

Frensia.id – Pria berinisial H (34), warga Dusun Krajan, RT 02/RW 05, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Jember, ditemukan tewas oleh anaknya yang berusia 7 tahun, dalam kondisi tergantung di kamar, pada Minggu (30/8/2026)  sore hari.

Merespon kabar tersebut, Kapolsek Sukorambi AKP Sudarsono menjelaskan bahwa korban ditemukan di kamar depan rumah, dengan posisi pintu terkunci dari dalam.

Anak korban mengetahui ayahnya dalam kondisi tergantung saat dirinya melihat ke arah jendela kamar.

“Anak perempuannya mengetahui almarhum berada di kamar sendirian dan pintunya terkunci dari dalam. Anak itu kemudian berteriak memanggil pamannya dan warga sekitar setelah mengintip korban dari kaca jendela rumah,” kata Sudarsono, pada Senin (31/8/2026).

Saat anak tersebut berteriak meminta pertolongan, warga sekitar langsung menghampiri rumah korban.

Setelah mengetahui kondisi tergantung, warga kemudian mendobrak pintu kamar rumah tersebut untuk segera menurunkan korban.

Baca Juga :  Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka

“Setelah mengetahui korban dalam kondisi tergantung, warga kemudian mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam. Korban selanjutnya diturunkan dan diletakkan di lantai,” kata dia.

Menurut kepolisian, saat dilakukan pemeriksaan, pihaknya menemukan korban tergantung menggunakan tali rafia berwarna putih, yang terikat pada bagian reng atap rumah.

Meskipun dalam pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, pihak kepolisan mendapati bekas jeratan tali rafia pada leher korban.

“Tidak sakit. Korban memang sehat-sehat dan masih bekerja, pekerjaannya serabutan atau freelance,” ucapnya.

Mengetahui insiden tersebut, tetangga korban, berinisial YL (50), merasa terkejut karena sebelum meninggal, korban masih sempat memesan air galon saat di hari Minggu (30/8/2026) pagi.

“Paginnya masih biasa saja, masih ngobrol dan pesan air galon. Tidak ada yang melihat ada tanda-tanda aneh,” tuturnya.

Baca Juga :  Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Lebih lanjut, YL berkata bahwa istri korban tidak sedang berada di rumah saat korban ditemukan meninggal.

“Saat kejadian, istrinya sedang di luar rumah. Katanya sedang bersiap untuk melihat karnaval di desa,” ucapnya.

Diketahui korban merupakan pekerja bangunan dan sempat merantau ke luar daerah, setelah itu kembali bersama keluarganya.

Namun, kata YL, korban dikenal sebagai sosok yang cenderung tidak mau berbaur dengan warga setempat.

Sementara itu, sejumlah warga ada juga yang menyebut, bahwa hubungan rumah tangga korban belakangan terdengar mengalami masalah.

“Kalau masalah rumah tangga memang ada kabar seperti itu, tetapi saya tidak tahu pasti. Yang saya tahu, sebelumnya korban masih biasa beraktivitas dan berkomunikasi dengan warga,” tegasnya. (***)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember
Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026
Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi
Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan

Baca Lainnya

Tuesday, 15 September 2026 - 20:30 WIB

LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember

Tuesday, 15 September 2026 - 15:44 WIB

LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 September 2026 - 17:44 WIB

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 September 2026 - 17:23 WIB

Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading