Scoopy: Motor Skutik Terlaris, Apa Sih Alasannya?

Sabtu, 27 Januari 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan layar akun instangram sanjaya.honda

Gambar tangkapan layar akun instangram sanjaya.honda

Frensia.Id- Salah satu produk Honda yang digemari adalah motor scoopy. Harga yang tinggi tapi tetap laris. Namun jangan salah, kendaraan roda dua lain keluaran dari Honda pun bagus-bagus. Untuk pasar Indonesia, beberapa yang terkenal antara lain seperti Honda Vario, Honda Beat, dan juga Honda Supra.

Motor-motor bebek jaman dulu yang hingga kini masih mengaspal pun banyak seperti Honda GL, Honda Astrea, Honda CB. Sedangkan untuk kendaraan roda dua yang penampilannya lebih garang ada Honda Tiger. Motor ini cocok untuk laki-laki, tangka pengisiannya pun ada di depan yang memudahkan untuk mengisi bensin tanpa perlu turun.

Desain dan jenis motor memang selalu berkembang sesuai dengan jamannya. Honda Astrea dulu sangat populer karena bentuknya yang ramping, bensinnya hemat, ringan, serta mesinnya yang awet. Sangat awet hingga meski sudah berusia puluhan tahun, tetap bisa dipakai. Tentunya dengan catatan bahwa motor ini dirawat dengan baik.

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Saat ini, Honda Scoopy menjadi incaran banyak orang, terutama anak-anak muda generasi milenial. Bahkan beberapa media menulis bahwa motor second scoopy harganya lebih tinggi dibanding yang lain. Bagi anda yang penasaran, beberapa alasan hal tersebut terjadi antara:

Desain Yang Unik

Desain Honda Scoopy memang paling berbeda sejak debutnya. Scoopy memiliki kesan ramping, dinamis, dan garang yang sama dengan motor lain. Motor ini menggabungkan gaya vintage dan klasik.

Meskipun depannya sederhana, bagian tubuh utamanya membulat dan menggendut. Namun, tidak ada demonstrasi, dan inilah yang membuatnya terlihat berbeda. Pengendara Honda Scoopy terlihat lebih santai. Bentuk jok juga nyaman untuk dua orang.

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Lebih Hemat Bensin

Mungkin sudah menjadi rahasia umum bahwa Honda Scoopy sangat irit bahan bakar karena mesinnya berkapasitas 110 cc dan teknologi eSP, atau peningkatan daya pintar, yang diklaim membuat pembakaran lebih efisien karena mengurangi gesekan antar komponen depot daya.

Anak motor tentu paham tentang output dari motor ini yang memiliki tenaga 9 Tk pada 7.500 rpm dan torsi puncak 9,4 Nm pada 6.000 rpm. Selain itu, ada juga tambahan fitur idling stop system (ISS) yang mematikan mesin sejenak saat kendaraan berhenti lebih dari tiga detik. Kombinasi teknis di atas menjadi alasan utama kenapa Scoopy bisa disebut irit bensin.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman
Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas
Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS
Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI
KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api
Blockchain Association Minta Trump Prioritaskan Kebijakan Crypto dalam Kepemimpinannya
PT Pindad Akui, Mesin dan Transmisi MV3 Garuda Bukan Buatan dalam Negeri
Cerahnya Prospek Industri Mobil Listrik di Indonesia, Diteliti

Baca Lainnya

Senin, 3 Maret 2025 - 13:33 WIB

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:48 WIB

Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:27 WIB

Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:42 WIB

Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI

Senin, 23 Desember 2024 - 03:00 WIB

KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB