Frensia.Id- Shockbreaker memiliki peran sangat penting pada sebuah sepeda motor, salah satunya sebagai penunjang kenyamanan.
Selain untuk meredam getaran dan guncangan pada saat kendaraan melibas jalanan, shockbreaker juga bertugas menjaga kestabilan kendaraan agar pengendara motor bisa bermanuver lincah
Selain per, dalam shockbreaker juga terdapat oli yang berfungsi membantu melakukan peredaman.
Keberadaan oli akan membuat pergerakan naik dan turun shockbreaker depan saat melibas jalan menjadi lebih stabil, sehingga setang motor tidak mengalami guncangan berlebihan.
Sama seperti oli pada mesin, oli shockbreaker juga memiliki peran yang sama-sama vital. Selain kualitas oli yang harus baik, volumenya juga harus sesuai rekomendasi yang telah ditetapkan pabrikan.
Kekurangan oli akan membuat shockbreaker depan tidak mampu bekerja optimal.
Shockbreaker menjadi keras dan akan menimbulkan bunyi seperti benturan saat melewati jalanan buruk. Berkurangnya oli ini bisa terjadi karena dua hal, pertama karena faktor usia dan kedua lantaran ada kebocoran.
Salah satu ciri oli bocor adalah terlihat rembesan oli pada batang as shockbreaker, bagian seal mudah kotor dan jika sudah parah maka akan membuat as shockbreaker baret. Hal ini dikarenakan as shockbreaker terkikis kotoran yang menumpuk pada seal.
Cara mengatasi shockbreaker depan bocor dilansir oleh Frensia.Id dari Astra Honda Motor (AHM), cara mengatasi shockbreaker depan bocor hanya bisa dilakukan dengan mencari tahu sumber dari kebocoran terlebih dahulu. Karena jika tidak, maka shockbreaker depan akan tetap mengalami kebocoran.
Crew Frensia.Id sempat berbincang dengan Adiyono, salah satu montir bengkel di Banyuglugur. Berdasarkan pengalamannya, kebocoran shockbreaker depan dikarenakan seal nya, maka harus diganti.
“Dari setiap pelanggan yang datang dengan kondisi motor mengalami kebocoran shockbreaker depan, biasanya yang perlu diganti ialah seal-nya. Setelah seal diganti, tidak ada lagi keluhan tentang shockbreaker depan mengalami kebocoran kembali”.
Cara mengatasi shockbreaker depan bocor yang pertama ialah dengan melakukan penggantian pada seal shockbreaker.
Komponen ini terbuat dari karet yang berfungsi menahan oli agar tetap berada di dalam tabung shockbreaker. Seiring berjalannya waktu, seal akan mengeras dan tidak elastis lagi, sehingga menyebabkan oli merembes.
Selain itu, seal ini juga akan cepat jebol jika pemilik kendaraan memiliki cara berkendara buruk, seperti melibas jalan yang rusak dengan kecepatan tinggi.
Hantaman keras inilah yang akan membuat seal mudah jebol. Penggantian ini hanya bisa dilakukan jika tabung (inner tube) masih dalam kondisi bagus.
Adiyono juga memberikan saran untuk memelihara shockbreaker depan agar tidak mudah bocor, maka lakukanlah penggantian oli secara berkala setiap tahun.
Bersihkan kotoran yang menempel pada shock dengan air yang mengalir. Selain itu, hanya gunakan oli shockbreaker yang berkualitas sesuai dengan standar pabrikan.