Suami In’am Nafila Memakai Dua Platform Medsos Ini Untuk Selingkuh

Tuesday, 7 May 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Suami In'am Nafila Memakai Dua Platform Medsos Ini (Sumber: IG @iik_nafila21)

Gambar Suami In'am Nafila Memakai Dua Platform Medsos Ini (Sumber: IG @iik_nafila21)

Frensia.id- Viralnya kasus In’am Nafila yang menceritakan suaminya penyuka sesama jenis begitu mencengangkan publik. Ternyata sumber petakanya adalah  dua paltform media sosial (Medsos) yang ini digunakan untuk berselingkuh.

Dua platform cukup tenar. Bahkan salah satunya, dari pantauan Frensia.id memang terdapat postingan akun-akun yang tidak senonoh.

“Awalnya saya tidak tahu. Tapi kemudian saat saya membuka HP-nya itu ada dua akun Facebook dan Michat di HP milik suami saya. Di sana namanya palsu, juga menggunakan foto profil seorang alumni pondok pesantren suami“, tutur Neng In’am (sapaan Akrab In’am Nafila) di Poadcast Curhat Bang Denny Sumargo 04/04/2024.

Berdasarkan perkatan ini, ternyata dua medsos yang dipakai suami Neng In’am adalah sebagai berikut:

Baca Juga :  Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar

Facebook

Platform ini sangat tenar bahkan menjadi saingan utama media X. Pendirinya bernama Mark Zuckerberg bersama rekan-rekan mahasiswa.

Platform Medsos telah berdiri sejak 2004 ini telah diikuti oleh miliaran orang dari seluruh penjuru dunia. Tidak mengherankan, para pemakainya akan mengenal ragam pengguna lain dengan berbagai macam karakter dan kejiwaan.

Salah satu penelitian yang disusun oleh Carter Jernigan dan Behram FT Mistree menemukan adanya kelompok-kelompok penyuka sesama jenis saling berkomonikasi dan mempengaruhi.

Riset yang terbit di First Monday tersebut menegaskan hal tersebut menimbulkan masalah ruang psikis para penggunanya. Bahkan ia menyebutkan hal tersebut belum ada solusinya.

MiChat

Aplikas medsos kedua ini lebih mencengangkan lagi. Pemakainya nyari merupakan penggemar dunia malam dan intin.

Baca Juga :  Peserta Terserempet truck, Gerak Jalan HUT RI di Genteng Banyuwangi Nyaris Ricuh

Aplikasi ini sebenarnya berasal dari Singapura. Namun, lebih tenar dipakai di Indonesia.

Sudah lebih 10 juta orang yang mengunduh aplikasi tersebut di Playstore. Tentu kebanyakan orang Indonesia.

Banyak fakta para penggunanya memakai media tersebut untuk aktivitas prostitusi online. Bahkan pihak-pihak berwajib banyak menghimbau untuk berhati memakai media tersebut.

Salah satunya, sebagaimana yang dilansir dalam CNN Indonesia, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Wisnu Prabowo pernah meminta masyarakat untuk waspada dalam memakai aplikasi MiChat, 5/05/2024.

Setidaknya telah ada 4 kasus prostitusi online di Bali saat itu. Bahkan semuanya berkhir pada kasus pembunuhan.

Berdasar banyak fakta demikian, cerita Neng In’am tentang suaminya bisa saja benar. Sebab telah banyak peneliti  mengungkap kasus yang hampir serupa.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pria 29 Tahun di Sempu Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Pohon Rambutan
Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Gapasdap Dorong Perluasan Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Siap Sinergi Talangi Anggaran Pengembangannya
Dirlantas Polda Jatim Tegas Minta Seluruh Pihak Jalankan Peran, Pengendara Jangan Ngeblong di Ketapang
Diduga Kesurupan, Pria di Banyuwangi Menceburkan diri ke dalam Sumur
Kebakaran Merapi Ungup-Ungup Meluas, Api Tembus Kawasan TWA Kawah Ijen
Macet Parah, Sopir Truk Tuntut ASDP Hentikan Diskriminasi Antrean
Curi 2 Alat Survei di Gudang Perusahaan, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:13 WIB

Pria 29 Tahun di Sempu Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Pohon Rambutan

Tuesday, 8 September 2026 - 18:10 WIB

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Monday, 7 September 2026 - 09:21 WIB

Gapasdap Dorong Perluasan Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Siap Sinergi Talangi Anggaran Pengembangannya

Sunday, 6 September 2026 - 19:26 WIB

Dirlantas Polda Jatim Tegas Minta Seluruh Pihak Jalankan Peran, Pengendara Jangan Ngeblong di Ketapang

Saturday, 5 September 2026 - 18:51 WIB

Diduga Kesurupan, Pria di Banyuwangi Menceburkan diri ke dalam Sumur

TERBARU

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, (dari kiri), Bupati Jember, Muhammad Fawait (tengah), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman (kanan) (Foto: Diskominfo).

Politia

Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027

Tuesday, 8 Sep 2026 - 16:32 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading