Home / Uncategorized

Terbukti! Puasa Dapat Menurunkan Berat. Berikut Penelitian dari Luar dan Dalam Negeri

Sunday, 10 March 2024 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilsutrasi Berpuasa Dapat Mengurangi Berat Badan  (Sumber : Sentra Kalibrasi Industri)

Ilsutrasi Berpuasa Dapat Mengurangi Berat Badan (Sumber : Sentra Kalibrasi Industri)

Frensia.id – Saat bulan Ramadhan tiba, umat Muslim akan menjalani puasa sekitar 14 Jam.

Sebuah kajian yang dipublikasikan oleh Nutrional Review, sebagaimana dikutip dalam buku 35 Manfaat Puasa oleh Tim Penulis Pena Kretiva, menyebutkan puasa seharian dapat menurunkan berat badan hingga 9 persen.

Manfaat yang satu ini sangat menarik, terutama bagi mereka yang mempunyai masalah dengan berat badan.

Tidak mudah menurunkan berat badan pada kondisi ideal, itulah sebabnya banyak sekali metode diet untuk mencapai hal tersebut.

Menurut kajian tersebut, puasa lebih efektif untuk menurunkan lemak daripada program diet yang telah dilakukan banyak orang.

Puasa juga tetap menjaga kondisi jaringan otot, dibandingkan dengan membatasi asupan kalori dan karbohidrat dalam program diet.

Dalam kajian lainnya, Dr. Michael Mosley sejak 2012 memperkenalkan pola 5-2 dalam sepekan, sesuai dengan puasa sunnah dalam Islam, yakni senin dan kamis.

Ia mengungkapkan bahwa berpuasa dua hari dalam sepekan dalam rangka membatasi asupan maksimal 500 kalori selama dua hari. Sedangkan dalam lima harinya asupan kalori boleh lebih. Pola ini populer disebut dengan intermittent fasting.

Pola puasa lainnya, para ahli menyebutnya dengan ADF (alternative day fasting), yang dalam Islam dikenal dengan puasa Daud, berpuasa selang-seling, sehari puasa dan sehari tidak.

Pola berpuasa ini dipercaya sangat ampuh dalam menjaga keseimbangan tubuh, termasuk menurunkan berat badan pada kondisi ideal.

Dalam negeri, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) menunjukkan hasil penelitiannya bahwa selama Ramadhan akan terjadi penurunan berat badan.

Selain itu, berpuasa selama Ramadhan dapat mengontrol kadar gula darah, kadar kolestrol serta kolestrol jahat akan turun.

Oleh karena itu, selama Ramadhan terjadi penurunan berat badan dan perubahan komposisi tubuh, kecuali massa protein tubuh.

Begitu pula ratio pinggang dan pinggung terjadi penurunan, menariknya dalam penilitian FKUI RSCM menyebutkan asupan kalori ternyata tidak dapat berubah pada hari pertama dan hari terakhir berpuasa Ramadhan.

Demikian juga, aktivitas-aktivitas ibadah selama Ramadhan dipercaya dapat menyebabkan lemah tubuh berkurang sekalipun asupan makanan tetap sama, hal ini disebabkan oleh pengeluaran energi yang meningkat.

Pengeluaran energi meningkat dapat terjadi pada jumlah rakaat shalat, yakni shalat tarawih.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember
Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember
Warga Jember Tersengat Listrik 20 Ribu Volt saat Perbaiki Talang Toko
Demi Mutu Kampus! Prof Chotib, Calon Rektor UIN KHAS Dapat Dukungan Banyak Ormawa
PMII Nyatakan Dukungan pada Prof Chotib Sebagai Rektor UIN KHAS Jember
Konser Hey Slank Istimewa! Bimbim Sebut Satu Lagu Yang Ditulis di Banyuwangi
Masih Dua Kali Dinyanyikan! Spesial Konser Hey Slank Banyuwangi: Ada Lagu Baru Dari Album Republik Fufufafa
Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Baca Lainnya

Tuesday, 3 November 2026 - 16:00 WIB

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 November 2026 - 14:27 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Monday, 2 November 2026 - 22:15 WIB

Warga Jember Tersengat Listrik 20 Ribu Volt saat Perbaiki Talang Toko

Monday, 2 November 2026 - 13:35 WIB

Demi Mutu Kampus! Prof Chotib, Calon Rektor UIN KHAS Dapat Dukungan Banyak Ormawa

Monday, 2 November 2026 - 13:25 WIB

PMII Nyatakan Dukungan pada Prof Chotib Sebagai Rektor UIN KHAS Jember

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading