Tidak Bisa Serampangan, Berikut Beberapa Aspek yang Harus Diperhatikan Untuk Menunjang Manajemen Mutu Perguruan Tinggi

Tuesday, 20 February 2024 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Pendidikan adalah sektor yang menduduki posisi paling penting dalam perkembangan zaman. Utamanya adalah perguruan tinggi sebagai kualifikasi paling atas, maka dari itu upaya untuk menunjang manajemen mutu perguruan tinggi begitu diperlukan.

Salah satu penelitian karya Siti Rabiah (Univeritas Muslim Indonesia) yang bertajuk “Management of Heigher Education in Improving the Quality of Education” menyebutkan bahwa kualitas manajemen mutu perguruan tinggi sangat bergantung pada keputusan dan ketetapan.

Baca Juga :  4 Guru Besar UIN KHAS Resmi Ambil Berkas Pendaftaran Bakal Calon Rektor, 1 Masuk Pendaftar

Penelitian itu juga menyebutkan dua hal tersebut dapat berupa pengambilan keputusan yang berkelanjutan. serta pelaksanaan kebijakan sesuai sasaran.

Tidak hanya itu, penelitian ini juga menyebutkan bahwa beberapa aspek untuk menunjang manajemen mutu perguruan tinggi yang harus diperhatikan betul setidaknya ada 4 aspek:

pertama, perencaan yang merupakan ketetapan tujuan dan visi awal perguruan tinggi untuk mencapai predikat-predikat dan kebermanfaatan tertentu

Baca Juga :  Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba

kedua, pengorganisasian yakni upaya mengkonsolidir atau mengorganisir segala aspek yang berkaitan dengan program dan ketetapan yang akan dilaksanakan.

ketiga, pengarahan, yakni upaya manajemen yang berfokus pada efektivitas dan efisiensi proses pelaksanaan program,

Terakhir, yakni pengendalian yang merupakan aspek kontrol terhadap setiap program yang berjalan.

itulah beberapa aspek penting yang wajib diperhatikan untuk menunjang manajemen mutu perguruan tinggi. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

SEMA-DEMA UIN KHAS Jember Sampaikan Penolakan soal Pemaparan Visi-Misi Calon Rektor di Lumajang
Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba
Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur
UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing
Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras
Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi
Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos
Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri

Baca Lainnya

Friday, 16 October 2026 - 19:09 WIB

SEMA-DEMA UIN KHAS Jember Sampaikan Penolakan soal Pemaparan Visi-Misi Calon Rektor di Lumajang

Wednesday, 14 October 2026 - 22:35 WIB

Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba

Wednesday, 14 October 2026 - 22:30 WIB

Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur

Wednesday, 14 October 2026 - 19:36 WIB

UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing

Sunday, 11 October 2026 - 19:55 WIB

Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading