Tragis! Pemburu Burung di Jember Tewas Tertembak Senapan Sendiri

Thursday, 23 July 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad pemburu burung, Yusuf Hariawan (35), saat dievakuasi oleh pihak petugas rumah sakit dan warga setempat (Foto: Istimewa).

Jasad pemburu burung, Yusuf Hariawan (35), saat dievakuasi oleh pihak petugas rumah sakit dan warga setempat (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Nasib nahas menimpa Yusuf Hariawan (35), seorang pemburu burung asal Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember.

Yusuf tewas usai tertembak senapan angin miliknya sendiri saat berburu di lahan tegalan Dusun Kepel, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan.

Insiden “senjata makan tuan” ini terjadi pada Selasa (21/7/2026). Kapolsek Wuluhan Iptu Handoko menceritakan, Insiden “senjata makan tuan” ini bermula saat korban pergi berburu burung bersama rekannya, Riskon Devianto (38), sekitar pukul 05.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB, di tengah aktivitas berburu, keduanya sempat beristirahat di sebuah warung kopi milik pak Cucup yang tak jauh dari lokasi. Korban diketahui bolak-balik antara lahan tegalan dan warung kopi.

Baca Juga :  Petani di Jember Kirim Surat ke PU SDA Lumajang, Minta Penjelasan Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp15,6 Miliar

“Korban dua kali kembali ke warung untuk minum kopi, sementara rekannya menunggu di warung,” katanya, Kamis (23/7/2026).

Selanjutnya, petaka terjadi pada pukul 06:00 WIBc saat korban kembali ke warung untuk yang ketiga kalinya. Yusuf menghampiri rekannya dalam kondisi bersimbah darah dan meminta pertolongan.

“Untuk ketiga kalinya, korban datang ke warung lagi, tetapi sudah terluka. Kepada rekannya, dia minta tolong bilang kalau kebedil (tertembak) sendiri,” ujarnya.

Melihat kondisi korban yang terluka parah, Riskon bersama pemilik warung langsung memberikan pertolongan pertama. Mengamankan senapan angin, dan melapor ke Polsek Wuluhan.

Baca Juga :  Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

“Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan saat polisi tiba di lokasi kejadian,” paparnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim petugas Puskesmas Lojejer, Kecamatan Wuluhan, korban mengalami luka tembak fatal di bagian tubuh sebelah kanan.

Peluru dari senapan angin mengenai area di bawah tulang rusuk kanan hingga menembus organ paru-paru korban

“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur penganiayaan oleh pihak lain dalam peristiwa ini. Keluarga Yusuf Hariawan menyatakan telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin
Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember
Aksi Sosial Jum’at Berkah, Satlantas Polres Jember Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus ke Warga
Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter

Baca Lainnya

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

Tuesday, 13 October 2026 - 15:56 WIB

Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 13 October 2026 - 15:44 WIB

Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik

Tuesday, 13 October 2026 - 12:45 WIB

Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

TERBARU

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading