3 Universitas Islam Negeri Terbaik Di Indonesia Versi Webometrics

Monday, 19 February 2024 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber Laman Resmi UIN Sunan Gunung Djati

Ilustrasi, Sumber Laman Resmi UIN Sunan Gunung Djati

Frensia.id- Universitas Islam Negeri (UIN) masih merupakan pilihan terbaik bagi generasi muslim yang ingin tetap belajar agama. Mereka sering mencari informasi universitas Islam negeri yang berkualitas.

Sebagaimana dijelaskan oleh António Teodoro, Eduardo Santos dan Reinaldo da Costa Junior dalam penelitiannya yang berjudul “University rankings: between market regulation and the diffusion of organizational models: the Brazilian case“. Dalam karyanya yang terbit tahun 2021 ini dijelaskan bahwa perankingan univeristas kadang dibuat sebagai panarik minat pasar pendidikan tinggi.

Berikut kampus Islam negeri terbaik di Indonesia Versi Webometrics;

1. UIN Sunan Gunung Djati Bandung

UIN ini berdiri 1968. Saat ini memiliki 9 fakultas yakni Usuluddin, Tarbiyah dan Keguruan, Syari’ah dan Hukum, Dakwah dan Komunikasi, Adab dan Humaniora, Psikologi, Saintek, Ilmu sosial dan Politik, serta ekonomi dan Bisnis Islam. Bahkan dalam website resminya, kampus ini juga telah memiliki program magister dan doktoral.

Baca Juga :  Dua Pria Diduga Curi Cabai di Sawah Banyuwangi, Tepergok Petani

Webometrics sebenarnya mengindentifikasi kampus ini di rangking 20 seindonesia. Walaupun demikian, diantara Universitas Islam Negeri, UIN Sunan Gunung Djati menjadi yang terbaik di Indonesia.

2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

UIN yang berada di ibu kota Jakarta ini sudah memiliki 13 Fakultas dan 88 program studi. Saat tulisan ini dibuat, telah ada memiliki 35.069 Mahasiswa, 1046 Pakar dan sudah melakukan kerjasama pengembangan sebanyak 580 jenis.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

Seindonesia kampus ini berada pada ranking 37 kampus terbaik versi Webometrics. Jika dibandingkan dengan sesama UIN, menjadi runner up atau nomer 2 terbaik.

3. UIN Raden Intan Lampung

Kampus ini mulai dirintis sejak tahun 1961.  Cukup maju, saat ini memiliki 6 fakultas andalan yakni adab, tarbiyah dan keguruan, ekonomi dan bisnis Islam, dakwah dan Ilmu Komunikasi, usuluddin dan studi agama, serta fakultas syari’ah. Bahkan juga telah lama membuka program magister dan doktoral.

Walaupun Webometrics menemparkannya di posisi ke 73 kampus berkualitas di Indonesia, namun kualitasnya cukup baik. Kampus ini menempati posisi ketiga diantara PTKIN seindonesia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional
Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama
Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi
Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya
Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember
28 Siswa MI di Jember Keracunan Makanan Gratis, Susu Kedelai Diduga Jadi Pemicu
Puluhan Siswa MI di Jember Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis

Baca Lainnya

Thursday, 1 October 2026 - 23:18 WIB

UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional

Sunday, 27 September 2026 - 12:20 WIB

Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama

Friday, 25 September 2026 - 14:12 WIB

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Thursday, 24 September 2026 - 15:32 WIB

Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan

Thursday, 24 September 2026 - 10:03 WIB

Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading