Empat Guru Besar Baru Dikukuhkan, Rektor UIN KHAS Jember Tekankan Peran Qowiyyul Amin

Thursday, 3 July 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar

Gambar "Empat Guru Besar Baru Dikukuhkan, Rektor UIN KHAS Jember Tekankan Peran Qowiyyul Amin" sumber tangkapan layar youtube UIN KHAS Jember

Frensia.id – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember gelar pengukuhan empat profesor baru dalam sidang senat terbuka yang di aula Gedung Kuliah Terpadu lantai 3, pada Kamis 03 Juli 2025.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni, S.Ag., MM., CPEM, dalam pidatonya menekankan tanggung jawab besar yang menyertai gelar guru besar, mengacu pada konsep Qowiyyul Amin dari Al-Qur’an.

Keempat ilmuwan yang naik jabatan akademik tertinggi itu adalah Prof. Dr. Sri Lumatus Sa’adah, S.Ag., M.H.I. (Guru Besar Ilmu Hukum Perdata Islam), Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag. (Guru Besar Ilmu Filsafat Agama), Prof. Dr. Rafid Abbas, M.A. (Guru Besar Ilmu Hadits Ahkam), dan Prof. Dr. Kasman, M.Fil.I. (Guru Besar Ilmu Hadits).

Dalam sambutannya, Rektor Hepni mengutip Surat Al-Qashash ayat 26, yang mengisahkan putri Nabi Syu’aib merekomendasikan Nabi Musa kepada ayahnya dengan menyebut kriteria “inna khoira manista’jarta qowiyyul amin” (sesungguhnya orang terbaik yang kamu pekerjakan adalah yang kuat lagi dapat dipercaya). Rektor Hepni menarik nilai universal ayat tersebut sebagai watak ideal seorang guru besar.

Baca Juga :  Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha

“Saya kira ini bisa ditarik kepada watak peradaban seorang guru besar, di mana tuntutan masyarakat kepada guru besar harus: berfikir besar, punya jiwa yang besar, dan juga bermental besar,” tegas Rektor UIN KHAS Jember (03/07/2025).

Ia menegaskan bahwa konsep Qowiyyul Amin merupakan formasi yang relevan menjadi pedoman bagi para profesor.

“Qowiyyul Amin adalah formasi yang menurut saya relevan untuk kemudian disematkan, atau paling tidak menjadi tuntutan agar perubahan dari lektor kepala ke guru besar itu betul-betul berdampak,” ujar Hepni.

Ia menjelaskan makna Al-Qowiyyu sebagai figur yang kuat, tangguh, kompeten, profesional, ahli, dan pakar di bidangnya. Menututnya sifat tersebut adalah yang wajib dijaga oleh setiap guru besar.

Rektor Hepni menegaskan bahwa esensi pengangkatan guru besar melampaui sekadar kenaikan jabatan fungsional. Perubahan status itu, menurutnya, baru menjadi luar biasa ketika mampu memenuhi ekspektasi masyarakat yang tinggi.

“Yang diharapkan masyarakat dari guru besar adalah melakukan pencerahan kepada masyarakat, agar terus memberikan obor kepada masyarakat,” paparnya.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026

Lebih lanjut, Rektor menggambarkan peran strategis guru besar sebagai penyejuk dalam kehausan dan penerang dalam kegelapan.

Ia menekankan bahwa kepakaran mereka di bidang ilmu masing-masing harus benar-benar bermakna dan memberikan dampak nyata bagi kemaslahatan umat.

Pengukuhan keempat profesor ini disambut Rektor Hepni dengan rasa syukur, sebab kehadiran mereka akan memperkuat kapasitas kelembagaan UIN KHAS Jember secara signifikan.

“Alhamdulillah kampus kita mendapat tambahan guru besar, di bidang Hukum Perdata Islam, bidang Ilmu Hadits, bidang Hadits Ahkam, dan bidang Ilmu Filsafat Agama. Tentu ini kita syukuri, karena semakin banyak guru besar di lingkungan UIN KHAS Jember akan memperkuat secara kelembagaan,” pungkasnya.

Pengukuhan keempat guru besar dari disiplin ilmu yang beragam ini diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan di lingkungan kampus, tetapi juga memperkuat kontribusi UIN KHAS Jember dalam menjawab tantangan umat dan bangsa.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha
UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026
Diteliti! Kelompok Perempuan Rentan Diabetnya Meningkat Saat Ramadhan
Gerbang SDN di Jember Disegel Ahli Waris Dini Hari
Gegara Sejoli Mesum, UNEJ Bakal Perbanyak Frekuensi Patroli Security di Wilayah Kampus
Viral Video Sejoli Mesum di Lingkungan Kampus UNEJ
Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Baca Lainnya

Saturday, 28 February 2026 - 12:56 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha

Thursday, 26 February 2026 - 17:15 WIB

UIN KHAS Jember Luncurkan Program Unggulan Selama Bulan Ramadan 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 21:14 WIB

Diteliti! Kelompok Perempuan Rentan Diabetnya Meningkat Saat Ramadhan

Monday, 23 February 2026 - 19:26 WIB

Gerbang SDN di Jember Disegel Ahli Waris Dini Hari

Monday, 23 February 2026 - 12:30 WIB

Gegara Sejoli Mesum, UNEJ Bakal Perbanyak Frekuensi Patroli Security di Wilayah Kampus

TERBARU

Kambing Bermata Satu, di Ambulu Jember. (Foto: Istimewa).

News

Geger Kambing Bermata Satu Lahir di Ambulu Jember

Wednesday, 4 Mar 2026 - 23:09 WIB