Kolaborasi! KUA Kaliwates Bersama UIN KHAS Jember Siapkan Duta Moderasi di Wilayah Perkotaan

Thursday, 10 July 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kolaborasi! KUA Kaliwates Bersama UIN KHAS Jember Siapkan Duta Moderasi di Wilayah Perkotaan (Sumber: Istimewa)

Gambar Kolaborasi! KUA Kaliwates Bersama UIN KHAS Jember Siapkan Duta Moderasi di Wilayah Perkotaan (Sumber: Istimewa)

Frensia.id – Kantor Urusan Agama (KUA) Kaliwates Kementerian Agama Jember menunjukkan komitmennya untuk memperkuat budaya moderasi beragama, khususnya di wilayah perkotaan. Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember.

Melalui program pendampingan dan pembentukan duta griya moderasi beragama, kedua lembaga ini bertekad menciptakan agen-agen perubahan yang siap menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat urban.

Program ini secara resmi dibuka di Balai KUA Kaliwates Jember, 09/07. Acara pembukaan dihadiri oleh calon-calon duta moderasi beragama yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh penggerak tempat ibadah seperti masjid dan gereja.

Mashur Imam, Penyuluh Agama Islam KUA Kaliwates, menjelaskan bahwa para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari remaja, takmir masjid, penyuluh agama Kristen, hingga mahasiswa lintas agama.

“Mereka yang hadir disiapkan untuk menjadi aktor-aktor budaya moderasi masyarakat urban,” ujarnya.

Muhammad Saiful Hadi, Kepala KUA Kaliwates, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pertimbangan sosiologi perkotaan.

Baca Juga :  FLS3N di Jember Jadi Ajang Seleksi Bakat Siswa SD Tingkat Kabupaten

Menurutnya, masyarakat kota memiliki kerentanan konflik yang lebih tinggi.

“Masyarakat kota itu sangat rentan konflik. Isu, utamanya dari media sosial, lebih rentan,” jelasnya.

Selama ini, potensi konflik tersebut diatasi melalui bimbingan nikah, yang diharapkan dapat memberikan proteksi minimal dari tingkat keluarga.

Saiful Hadi merasa bersyukur atas kolaborasi dengan Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember yang memungkinkan mereka menghadapi masalah ini secara lebih komprehensif.

“Terima kasih UIN telah memprakarsai kegiatan ini,” ungkapnya.

Dr. Zainal Abidin, Ketua LP2M UIN KHAS, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya implementasi kebijakan Kementerian Agama, tetapi juga perwujudan salah satu dasa cita Rektor UIN KHAS yang paling krusial.

“Moderasi beragama dalam Dasa Cita UIN KHAS Periode 2023-2027 ditempatkan di nomor satu,” jelasnya.

UIN KHAS Jember sendiri telah berupaya menguatkan budaya moderasi beragama baik secara internal maupun eksternal kampus.

Baca Juga :  Optimalkan Layanan Digital, UIN KHAS Jember Hadiri Penyusunan Daftar Informasi Publik PTKIN

“Tahun kemarin menyasar masyarakat kampung. Untuk tahun ini, namanya griya moderasi karena menyasar daerah perkotaan,” tambahnya.

Dr. H. Shoni Rahmatullah Amrozi, Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN KHAS, merinci rencana pelaksanaan program tersebut. Ia menjelaskan bahwa pendampingan akan diadakan selama dua bulan dengan target terciptanya kesepahaman dan kesadaran moderasi beragama untuk merawat lingkungan.

“Tahun ini pemahaman moderasi agama dipentingkan untuk menjaga lingkungan. Moderasi dalam ecotheology,” tandasnya.

Ia berharap 25 calon duta yang ditargetkan dapat membawa manfaat dan keberkahan, serta berharap kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan.

Sebagai tambahan informasi, pelaksanaan pembukaan acara juga dihadiri oleh Penyuluh Agama Kristen, Yusuf Deswanto dan Lumba Naibaho. Selain itu, dalam acara tersebut UIN KHAS Jember menyerahkan cenderamata berupa tiga buku yang disusun Pusat Moderasi Beragama UIN KHAS, yang sebelumnya telah terbit.

Penulis : Ibn Syah

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

UIN KHAS Jember Gelar Rakor Jelang Pelaksanaan UM-PTKIN 2026
Cerita Izul, Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Sosok Tokoh Utama Pemenang Kompetisi Video pada PMB PTKIN 2026
Rektor UIN KHAS Jember Ajak Bumikan Nilai Pancasila Lewat Lima Pilar Kemajuan Kampus
UIN KHAS Jember Rayakan Iduladha dengan Sembelih Hewan Kurban, Rektor: Sejatinya Ini Ibadah Simbolik
Khotbah Idul Adha Di Polres Jember, Prof Hepni Sebut Ritual Sa’i Sebagai Ajaran Kepedulian Sosial
Persid Jember Teken MoU dengan UIN KHAS, Rektor Beri Beasiswa untuk Pemain Bola
DWP UIN KHAS Jember Salurkan Program Jumat Berkah Jelang Iduladha 1447 H
Mahasiswi FTIK UIN KHAS Jember Raih Juara 3 Kejurprov IPSI Jatim 2026

Baca Lainnya

Tuesday, 2 June 2026 - 17:33 WIB

UIN KHAS Jember Gelar Rakor Jelang Pelaksanaan UM-PTKIN 2026

Monday, 1 June 2026 - 22:14 WIB

Cerita Izul, Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Sosok Tokoh Utama Pemenang Kompetisi Video pada PMB PTKIN 2026

Monday, 1 June 2026 - 16:41 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Ajak Bumikan Nilai Pancasila Lewat Lima Pilar Kemajuan Kampus

Thursday, 28 May 2026 - 19:15 WIB

UIN KHAS Jember Rayakan Iduladha dengan Sembelih Hewan Kurban, Rektor: Sejatinya Ini Ibadah Simbolik

Wednesday, 27 May 2026 - 08:27 WIB

Khotbah Idul Adha Di Polres Jember, Prof Hepni Sebut Ritual Sa’i Sebagai Ajaran Kepedulian Sosial

TERBARU

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB

Petugas BPBD Jember saat melakukan pemilahan sampah (Foto: Istimewa).

News

Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk

Wednesday, 3 Jun 2026 - 18:01 WIB