Menarik! Dialog Lintas Agama UIN KHAS Jember Rekomendasikan Pengembangan Listrik Tenaga Sampah

Wednesday, 29 October 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Menarik! Dialog Lintas Agama UIN KHAS Jember Rekomendasikan Pengembangan Listrik Tenaga Sampah (Sumber: Istimewa)

Gambar Menarik! Dialog Lintas Agama UIN KHAS Jember Rekomendasikan Pengembangan Listrik Tenaga Sampah (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID – Sebuah usulan konkret untuk mengatasi masalah limbah urban di Jember muncul dari forum lintas iman. Dialog Antar Agama yang digelar Universitas Islam Negeri Kiai Ahmad Siddiq (UIN KHAS) Jember merekomendasikan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi ekologis yang mendesak.

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Ignatius Sumarwiyadi, seorang tokoh dari Gereja Katolik Santo Yusuf Jember, dalam acara yang berlangsung di Hotel Fortune Grande, Rabu (29/10/2025).Ignatius menyoroti bahwa sampah masih menjadi masalah pelik di Jember dengan kuantitas yang terus meningkat.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk berani mengambil langkah strategis dalam teknologi pengolahan sampah, meski membutuhkan investasi awal yang besar.

“Walaupun biaya mahal, pemerintah daerah tidak rugi melakukannya. Karena dampaknya baik untuk seterusnya,” ucapnya dalam forum tersebut.

Rekomendasi ini muncul dalam kegiatan Bedah Buku “Tuhan Kita Esa”, Pencipta Alam Semesta dan dialog bertema “Bumi Rumah Kita: Moderasi Beragama dan Tanggung Jawab Ekologi”, yang diinisiasi oleh Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember.

Baca Juga :  Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi'i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN KHAS Jember, Soni Rahmatullah Amrozi, menyambut baik gagasan tersebut. Ia berjanji pihak universitas akan menindaklanjuti rekomendasi itu dari sisi akademis.

“Kami akan kaji secara akademik, agar dapat dikembangkan bersama untuk ke depannya,” tandas Soni.

Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong kesadaran ekologis sebagai bagian dari praktik moderasi beragama.

Menurutnya, moderasi tidak hanya menyangkut hubungan sosial antarmanusia, tetapi juga hubungan manusia dengan alam.

“Moderasi beragama ini bukan hanya dalam konteks sosial. Tapi juga kesadaran ekologis yang berakar pada ajaran agama,” ujarnya.

Baca Juga :  Lulus Doktoral UIN KHAS, Warek I IAI Syaichona Mohammad Cholil Bongkar Perlawanan Ekonomi Khas Nyai Pesantren

Zainal menambahkan, kerusakan alam saat ini mayoritas disebabkan oleh ulah manusia. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa tanggung jawab merawat alam semesta adalah bagian dari keimanan.

“Kerusakan di alam semesta bukan karena faktor alam saja, tetapi kebanyakan faktor manusia. Oleh sebab itu, manusia bertanggung jawab karena kita merupakan hamba Tuhan yang memiliki kewajiban menjaga dan merawat alam semesta,” paparnya.

Soni Rahmatullah Amrozi menambahkan, acara ini sengaja dirancang untuk mempertemukan tokoh lintas agama dalam satu bingkai kepedulian terhadap alam, yang ia sebut sebagai konsep “ekoteologi” dari Kementerian Agama.

“Gagasan besarnya islah ekologi (perbaikan ekologi),” tandasnya.

Sebagai tambahan informasi, buku yang dibeda dalam acara tersebut adalah hasil dari kajian yang dilaksanakan oleh Griya Moderasi Beragama. Komunitas merupakan kelompok yang dibentuk oleh UIN KHAS Jember dan KUA Kaliwates.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG
Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya
“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul
Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara
Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki
Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan
Kata Prof Eddy Hiariej, Konsep Kejahatan Seksual Tiap Negara Berbeda
Lulus Doktoral UIN KHAS, Warek I IAI Syaichona Mohammad Cholil Bongkar Perlawanan Ekonomi Khas Nyai Pesantren

Baca Lainnya

Tuesday, 20 January 2026 - 17:55 WIB

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG

Monday, 19 January 2026 - 13:00 WIB

Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya

Monday, 19 January 2026 - 10:39 WIB

“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul

Thursday, 15 January 2026 - 20:33 WIB

Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara

Thursday, 15 January 2026 - 20:07 WIB

Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki

TERBARU

Foto: Istimewa.

News

16 Wilayah Kabupaten Jember Diterjang Banjir, 2 Titik Longsor

Wednesday, 28 Jan 2026 - 23:07 WIB

Genangan air membanjiri di salah satu wilayah depan rumah warga Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

News

Banjir di Jember Sasar Rumah Warga dan Sebabkan Motor Mogok

Wednesday, 28 Jan 2026 - 19:30 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto:Istimewa).

Criminalia

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:37 WIB

Foto: Istimewa.

Criminalia

Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Wednesday, 28 Jan 2026 - 12:31 WIB