Angin Kencang Terjang Jember, 4 Sekolah Rusak dan Puluhan Pohon Tumbang

Saturday, 7 March 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Jember saat sedang membersihkan pohon yang tumbang. (Foto: Istimewa).

BPBD Jember saat sedang membersihkan pohon yang tumbang. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang disertai hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Jumat (6/3) sore.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, empat fasilitas pendidikan mengalami kerusakan, puluhan pohon tumbang, serta belasan rumah warga terdampak.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengungkapkan bahwa angin kencang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan mendominasi wilayah selatan Jember.

Kata dia, pohon-pohon yang tumbang tidak hanya menutup akses jalan desa, tetapi juga menimpa rumah warga hingga merusak bagian atap.

“Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik. Sebagian menutup jalan desa dan ada yang menimpa rumah warga,” katanya, Sabtu (7/3/2026).

Berdasarkan data BPBD, tercatat sebanyak 51 pohon tumbang akibat kejadian ini. Dampak terparah terjadi di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, dengan total 30 pohon tumbang.

Baca Juga :  Pria 29 Tahun di Sempu Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Pohon Rambutan

“Sementara di Desa Tanjungrejo, tercatat 20 pohon tumbang serta 15 gudang tembakau yang roboh, di mana sebagian material bangunannya turut menimpa rumah warga di sekitar lokasi,” ujarnya.

Edy juga merinci, kerusakan fasilitas pendidikan tersebar di dua desa. Di Desa Kesilir, bagian atap SD Kesilir 01 mengalami kerusakan ringan.

“Sedangkan di Desa Tanjungrejo, dampak angin kencang melanda tiga sekolah, yakni SDN Tanjungrejo 04 yang mengalami kerusakan pada atap mushola dan ruang kelas 1, SDN Tanjungrejo 05 pada bagian atap sekolah, serta SDN Tanjungrejo 06 pada papan nama sekolah,” paparnya.

Untuk pemukiman, kata Edy, tercatat 19 rumah warga terdampak, dengan rincian 2 rumah rusak sedang dan 17 rumah rusak ringan.

Baca Juga :  Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

Di Desa Karangrejo, sebanyak 18 warga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat karena kondisi bangunan yang tidak memungkinkan untuk ditempati.

“Hingga Sabtu pagi, BPBD bersama relawan dan pemerintah desa terus melakukan pembersihan material serta pemotongan pohon yang melintang di jalan,” tambahnya.

Edy memastikan bahwa penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga sudah mencapai 80%, dan akses jalan desa yang sebelumnya tertutup kini sudah kembali normal.

Dalam peristiwa ini, kata dia, tercatat satu warga Di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng dan telah mendapatkan perawatan.

“BPBD Jember meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang di wilayah rawan bencana,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember
Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi
Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

Baca Lainnya

Saturday, 17 October 2026 - 16:06 WIB

Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember

Saturday, 17 October 2026 - 14:04 WIB

Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi

Friday, 16 October 2026 - 00:20 WIB

Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

TERBARU

(Tengah memakai peci hitam) Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat setelah menggelar acara Bakti Sosial Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 Oct 2026 - 23:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading