Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember

Saturday, 17 October 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian bersama warga setempat saat melakukan evakuasi mayat di Kuburan China, Dusun Krajan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Jember. (Foto: Humas Polsek Kencong).

Pihak kepolisian bersama warga setempat saat melakukan evakuasi mayat di Kuburan China, Dusun Krajan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Jember. (Foto: Humas Polsek Kencong).

Frensia.id – Warga digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas di area Kuburan Cina, Dusun Krajan, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Jember.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh pencari burung dalam kondisi sudah membusuk.

Kapolsek Kencong Jember, AKP Sunarto, mengungkapkan penemuan mayat bermula saat pencari burung berkeliling di sekitar kuburan tersebut, dan mencium adanya bau busuk. Setelah didekati ternyata ditemukan sesosok mayat.

Kata Sunarto, setelah mengetahui informasi tersebut, para pencari burung melaporkan kejadian itu kepada Polsek Kencong.

“Kami langsung menindaklanjuti dengan mendatangi TKP, melakukan observasi dan olah TKP,” kata Sunarto, Jum’at (16/10/2026), kemarin hari.

Setelah dilakukan olah TKP, pihak kepolisian menghubungi petugas medis untuk membantu mengevakuasi mayat ke Puskesmas Kencong.

Baca Juga :  Pertamina Distribusikan 880 Kiloliter BBM ke Jember untuk Urai Antrean SPBU

Sunarto berkata pihak kepolisian berupaya melakukan identifikasi terhadap mayat tersebut.

“Beberapa informasi kami kumpulkan, dan alhamdulillah informasi mengerucut dan identitas mayat kami ketahui. Baik, keluarga dalam hal ini anak kandungnya,” tuturnya.

Kata dia, dari keterangan anak kandung, bernama Fitriyah, menyampaikan memang benar bahwa dari ciri-ciri khusus, yakni pakaian pada mayat tersebut, sesuai dengan yang terakhir kali digunakan mendiang saat hidup.

Selain itu, Sunarto juga mengatakan untuk ciri khusus kedua, adanya tato gambar jangkar yang berada di dada sebelah kanan. Tanda tersebut yang menguatkan bahwa mayat itu merupakan orang tua dari anak bernama Fitriyah.

Menurut Sunarto, dari keterangan yang disampaikan Fitriyah, bahwa orang tuanya meninggal di usia kurang lebih 60 tahun. Mendiang selama hidupnya mengalami sakit stroke dan pikun.

Baca Juga :  Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Sunarto menyampaikan bahwa mendiang meninggalkan rumah tanpa pamit, karena memang dalam kondisi pikun kurang lebih sekitar 2 minggu, sebelum ditemukan meninggal, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Lebih lanjut, Sunarto mengatakan pihak keluarga menerima kondisi penemuan mayat tersebut dengan ikhlas, karena menyadari bahwa mendiang memang mengalami sakit stroke dan kepikunan.

Di sisi lain, pihak keluarga dalam hal ini anaknya juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Hal tersebut dituangkan di dalam surat pernyataan penolakan autopsi, karena dari keterangan medis juga tidak diketemukannya tanda-tanda kekerasan pada jenazah.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi
Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin
Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember

Baca Lainnya

Saturday, 17 October 2026 - 16:06 WIB

Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember

Saturday, 17 October 2026 - 14:04 WIB

Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi

Friday, 16 October 2026 - 00:20 WIB

Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading