Frensia.Id- Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Jember memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Jember berada dalam kondisi aman dan surplus. Total pasokan BBM ke SPBU di Kember yang masuk dari Depo Banyuwangi dan Surabaya mencapai 880 kiloliter atau setara 880 ribu liter.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Jember, Sartini, mengungkapkan pengiriman tersebut mencakup seluruh jenis BBM. Mulai dari Biosolar, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex.
“Untuk hari ini suplai BBM seluruh jenis totalnya dari Banyuwangi diangkut armada truk tangki mulai pukul 04.06 WIB hingga 17.00 WIB kurang lebih 816 kiloliter,” katanya, Selasa (8/9/2026).
“Ditambah suplai dari Surabaya sebanyak 64 kiloliter, sehingga total keseluruhan mencapai 880 kiloliter atau setara 880 ribu liter,” lanjutnya.
Sartini menegaskan stok BBM untuk wilayah Jember saat ini melebihi kebutuhan harian masyarakat. Informasi ketersediaan pasokan ini juga telah dilaporkan langsung saat rapat bersama Bupati Jember (Gus Fawait).
“Intinya sebenarnya hari ini posisi seluruh jenis BBM itu surplus dari kebutuhan harian yang ada di Kabupaten Jember. Data stok dan distribusi ini terus kami perbarui,” paparnya.
Kendati demikian, Sartini mengakui ketersediaan fasilitas SPBU di wilayah Jember masih perlu ditambah. Dari total 41 SPBU yang beroperasi (kode SPBU 01 hingga 041), belum seluruh kecamatan memiliki SPBU.
“Salah satu rekomendasi dari Hiswana Migas hendaknya seluruh kecamatan ada SPBU-nya. Sebab saat ini belum semua kecamatan memiliki SPBU,” tambahnya.
Terkait detail sebaran distribusi BBM ke tiap SPBU. Pihak Pemkab Jember masih mematangkan data teknis dari Pertamina untuk memetakan alokasi secara menyeluruh.
“Malam ini kami lembur untuk memetakan sebaran pasokan dari Depo Banyuwangi dan Surabaya ke SPBU tujuan agar datanya fix,” pungkas Sartini.
Sebagai informasi, kebutuhan harian BBM di Jember secara keseluruhan sebanyak 650 kilo liter. Sementara pasokan yang masuk ke Jember hari ini sebesar 880 kilo liter.
Berdasarkan laporan resmi stok Bahan Bakar Minyak (BBM) wilayah Jember hingga pukul 12.00 WIB. Pasokan seluruh jenis BBM dipastikan berada dalam posisi aman dan mengalami surplus.
Untuk jenis Pertalite, total kebutuhan tercatat sebesar 540,86 kiloliter (KL) dengan stok yang tersedia di lapangan mencapai 478,4 KL dan tambahan stok dalam perjalanan sebanyak 88 KL, sehingga menghasilkan surplus sebesar 25,54 KL.
Sementara itu, untuk Bio Solar, dengan tingkat kebutuhan 265,95 KL, stok yang tersedia mencapai 274,8 KL ditambah 8 KL dalam pengiriman, mencatatkan surplus 16,85 KL.
Ketahanan stok juga terlihat sangat kuat pada jenis BBM non-subsidi. Pasokan Pertamax mengalami surplus terbesar mencapai 90,87 KL (kebutuhan 81,63 KL, stok tersedia 128,5 KL, serta stok jalan 44 KL).
Begitu pula dengan Pertamina Dex yang mencatatkan surplus hingga 112,09 KL dari kebutuhan 5,01 KL, serta Pertamax Turbo yang mengalami surplus 20,73 KL dari kebutuhan harian 2,87 KL.






