Frensia.id- Dengan digelarnya Tajemtra pada tahun 2026 ini, salah satu peserta dari desa Tegalwangi, Kec. Umbulsari, Moch Zaenal Abidin menyampaikan harapannya agar supaya dengan adanya acara yang melibatkan puluhan ribu orang menjadikan Jember lebih dikenal lagi di masyarakat luar.
Pernyataan ini disampaikan oleh pria 34 tahun, saat dijumpai di garis start yang berada di depan alun-alun sesaat sebulum pemberangkatan yang di lepas oleh Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait.
“Harapan dari adanya kegiatan tahunan ini semoga Jember lebih dikenal lagi di masyarakat luar Jember,” ucapnya saat ditemui pada hari Sabtu siang (06/09/26).
Lebih lanjut Bapak Zaenal Abidin yang merupakan perangkat desa Tegalwangi ini juga berharap supaya dengan adanya Tajemtra ini bisa menjadikan masyarakat Jember lebih kompak. Ia juga mengutip moto yang biasa digaungkan oleh Gus Fawait.
“Juga semoga kegiatan ini bisa menjadikan masyarakat Jember bisa lebih kompak dalam membangun Jember, sesuai dengan moto Jember periode ini “Jember baru Jember maju.” Jelasnya.
Menurut bapak yang telah dikarunia dua anak ini, acara Tajemtra telah mampu memikat perhatian public dan menyita antusiasme warga Jember. Nyaris semua bidang profesi di Jember turut terlibat memberikan partisipasinya, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
“Tajemtra adalah agenda tahunan yang luar biasa menyita antusiasme semua warga, tidak hanya Instansi pemerintahan, tapi juga semua Kalangan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sumber rezeki bagi para pedagang kaki 5 sepanjang jalan Tanggul-Jember” ungkapnya.
Sebagai peserta perseorangan, Bapak Zaenal menyatakan komitmennya untuk menuntaskan perjalanan dari Tanggul ke Jember secara sempurna, sekalipun cuaca dalam kondisi cukup terik, mengingat Tajemtra tahun 2026 ini diselenggarakan bertepatan musim kemarau.
“kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan perjalanan dari Tanggul ke Jember dengan cara yang sempurna, meskipun cuaca sangat panas kali ini”. Ucapnya sembari memberikan kode ke langit yang memang benar-benar terik.
Bagi bapak Zaenal dan kawan-kawannya dari desa Tegalwangi, Tajemtra pada tahun 2026 ini buka kali pertama mereka mengikutinya. Tetapi sudah yang kesekian kalinya, dan tuntas hingga ke finish.
Tajemtra pada tahun 2026 ini merupakan pagelaran rutin pemerintah Kabupaten Jember. Khusus untuk tahun ini merupakan acara dengan jumlah peserta terbanyak selama kurun waktu satu dasawarsa.







