Diduga Kesurupan, Pria di Banyuwangi Menceburkan diri ke dalam Sumur

Saturday, 5 September 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Diduga Kesurupan, Pria di Banyuwangi Menceburkan diri ke dalam Sumur (Sumber: istimewa)

Gambar Diduga Kesurupan, Pria di Banyuwangi Menceburkan diri ke dalam Sumur (Sumber: istimewa)

FRENSIA.ID– Warga Dusun Krajan, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, digegerkan aksi Bayu Setiawan (26) yang menceburkan diri ke dalam sumur. Bayu diduga mengalami kesurupan sebelum masuk ke dalam sumur pada Sabtu (05/09/26) pagi.

Petugas Damkar yang datang ke lokasi sempat kesulitan mengevakuasi Bayu. Sebab, korban mengamuk dan mengeluarkan suara seperti mengaum ketika petugas berusaha mendekatinya.

Koordinator Damkar Genteng Sutikno mengatakan petugas harus berhati-hati karena kondisi korban tidak memungkinkan untuk langsung dievakuasi.

“Korban saat itu berada di dasar sumur dan kondisinya mengamuk, bahkan mengeluarkan suara seperti mengaum. Jadi petugas tidak bisa langsung melakukan evakuasi,” kata Sutikno di lokasi.

Menurut Sutikno, kondisi tersebut membuat proses penyelamatan berlangsung cukup lama. Terlebih, Bayu sudah berada di dalam sumur selama hampir delapan jam.

“Kurang lebih sudah hampir delapan jam korban berada di dalam sumur. Kami khawatir kalau terlalu lama bisa mengalami hipotermia. Karena itu, bagaimana caranya korban harus segera dikeluarkan,” ujarnya.

Petugas kemudian berusaha melakukan pendekatan untuk menenangkan korban. Namun upaya tersebut sempat menemui jalan buntu lantaran Bayu masih terus mengamuk.

Baca Juga :  Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

“Sudah kami lakukan upaya untuk menyadarkan dan menenangkan korban, tetapi memang belum berhasil. Kondisinya masih tidak terkendali,” terang Sutikno.

Di tengah proses tersebut, seorang ahli spiritual didatangkan ke lokasi. Setelah dilakukan pembacaan mantra dan pembakaran dupa, kondisi Bayu disebut mulai berubah.

“Setelah ada ahli spiritual yang datang, dilakukan pembacaan mantra dan pembakaran dupa. Setelah itu korban mulai sadar dan kondisinya menjadi lebih tenang,” kata Sutikno.

Bayu yang sebelumnya mengamuk kemudian tersadar. Tubuhnya terlihat lemas dan ia meminta bantuan agar segera dikeluarkan dari dasar sumur.

“Begitu korban sudah sadar, dia langsung meminta bantuan untuk dikeluarkan. Saat itu kondisinya sudah lemas, sehingga kami langsung bergerak untuk melakukan evakuasi,” jelasnya.

Petugas Damkar kemudian kembali melakukan evakuasi. Proses tersebut turut dibantu teman korban yang ikut turun ke dasar sumur.

“Teman korban juga ikut membantu di bawah. Setelah kondisi korban memungkinkan, kami langsung melakukan pengangkatan dari dalam sumur,” imbuh Sutikno.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Jatim Tegas Minta Seluruh Pihak Jalankan Peran, Pengendara Jangan Ngeblong di Ketapang

Evakuasi akhirnya berhasil dilakukan dalam waktu singkat setelah Bayu tersadar. Korban berhasil dibawa ke permukaan dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah korban berhasil kami evakuasi dengan selamat. Tidak ada luka serius yang kami temukan, hanya kondisinya lemas setelah cukup lama berada di dalam sumur,” ungkap Sutikno.

Setelah berhasil dievakuasi, Bayu mendapatkan penanganan medis ringan. Warga yang sejak awal menyaksikan proses penyelamatan kemudian ikut memastikan kondisi korban setelah berada di luar sumur.

Sutikno menegaskan dalam proses penyelamatan tersebut petugas lebih mengutamakan keselamatan korban dan personel.

“Prinsipnya kami tidak bisa gegabah. Apalagi korban masih mengamuk, sehingga keselamatan korban dan petugas harus sama-sama diperhatikan. Begitu kondisinya sudah tenang, proses evakuasi bisa dilakukan,” pungkasnya.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Hingga kini, penyebab Bayu sampai menceburkan diri ke dalam sumur masih belum diketahui secara pasti. Dugaan korban mengalami kesurupan muncul berdasarkan kondisi dan perilakunya saat berada di dalam sumur. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polisi Gerebek diduga Tempat Sabung Ayam di Muncar, 31 Motor Diamankan
Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK
Hadir Untuk Rakyat! PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Bansos Untuk 2.000 Pekerja Informal
Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Sumur di Gambiran Banyuwangi
Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator
Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP

Baca Lainnya

Wednesday, 30 September 2026 - 22:31 WIB

Polisi Gerebek diduga Tempat Sabung Ayam di Muncar, 31 Motor Diamankan

Wednesday, 30 September 2026 - 22:27 WIB

Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK

Tuesday, 29 September 2026 - 09:42 WIB

Hadir Untuk Rakyat! PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Bansos Untuk 2.000 Pekerja Informal

Monday, 28 September 2026 - 22:19 WIB

Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Sumur di Gambiran Banyuwangi

Tuesday, 22 September 2026 - 21:13 WIB

Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka

TERBARU

Gambar Polisi Gerebek diduga Tempat Sabung Ayam di Muncar, 31 Motor Diamankan (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Polisi Gerebek diduga Tempat Sabung Ayam di Muncar, 31 Motor Diamankan

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:31 WIB

Gambar Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Anggota DPRD Banyuwangi Diduga Terciduk Nyabu, Begini Penjelasan BK

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:27 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading