Curi 2 Alat Survei di Gudang Perusahaan, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi

Thursday, 3 September 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Curi 2 Alat Survei di Gudang Perusahaan, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi (Sumber: Istimewa)

Gambar Curi 2 Alat Survei di Gudang Perusahaan, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Dua alat ukur presisi milik PT Etika Darma Bangun Sarana (EDBS) di Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, dicuri. Polisi mengungkap kasus tersebut setelah menelusuri rekaman CCTV dan melakukan identifikasi lapangan.

Pelaku diketahui berinisial DP (48), pelaksana pada CV Bayanaka Karya. Ia diduga mencuri satu alat TS survei dan satu alat level, keduanya merek Topcon, dari gudang ruang survei milik PT EDBS yang berdiri di lahan PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI).

Kapolsek Kalibaru AKP Achmad Junaidi mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan pencurian yang terjadi di gudang ruang survei tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami bersama Tim URC Macan Blambangan Unit 1 Jatanras Satreskrim Polresta Banyuwangi melakukan penyelidikan,” kata Junaidi, Kamis (03/09/26).

Pencurian diketahui pada Selasa (01/09/26) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, salah seorang pekerja bernama Syamsul Arifin datang ke gudang untuk bekerja dan membuka pintu ruang survei.

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi Amankan 2,1 Kg Sabu dan Puluhan Tersangka Hasil Operasi 3 Bulan

Syamsul kemudian mendapati sejumlah alat kerja yang sebelumnya disimpan di dalam gudang telah hilang. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kalibaru untuk dilakukan penyelidikan.

Junaidi menjelaskan, sebelum alat tersebut diketahui hilang, pada Senin (31/08/26) sekitar pukul 17.00 WIB, pelapor Imam Supriyadi bersama Syamsul dan Rofik selesai bekerja. Mereka kemudian kembali ke gudang dan menyimpan seluruh peralatan kerja di ruang survei.

“Pada saat selesai bekerja, alat-alat masih disimpan di dalam gudang. Keesokan paginya, ketika gudang dibuka, dua alat tersebut sudah tidak ada,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan penelusuran rekaman CCTV serta identifikasi di sekitar lokasi pada Rabu. Dari rekaman tersebut, petugas mendapatkan petunjuk yang mengarah kepada seseorang yang diduga sebagai pelaku.

“Dari hasil rekaman CCTV, kami mendapatkan petunjuk yang mengarah kepada pelaku. Kemudian kami melakukan penyelidikan lebih dalam,” terang Junaidi.

Baca Juga :  Beraksi di 8 TKP, Sindikat Curanmor Banyuwangi Digulung Tim URC Macan Blambangan

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap DP. Dalam proses pemeriksaan, DP akhirnya mengakui telah mengambil dua alat survei dari dalam gudang ruang survei tersebut.

“Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian dua buah alat di dalam gudang ruang survei milik PT EDBS,” ujarnya.

Dua barang yang dilaporkan hilang yakni satu unit alat TS survei merek Topcon warna kuning dan satu unit alat level merek Topcon warna kuning.

Junaidi menambahkan, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut, termasuk mendalami keterangan pelaku serta keberadaan barang bukti hasil pencurian.

“Untuk selanjutnya kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut guna melengkapi berkas perkara dan mendalami kasus ini,” pungkasnya. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran
Polresta Banyuwangi Amankan 2,1 Kg Sabu dan Puluhan Tersangka Hasil Operasi 3 Bulan
Rumah di Kembiritan Banyuwangi Diamuk Si Jago Merah Siang Bolong
Memantau Pergerakan WNA, Imigrasi Banyuwangi Rapatkan Barisan Timpora Tingkat Kabupaten
Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Putra KH. Wahab Chasbullah Tegaskan Islam, Negara, dan NU Tak Terpisahkan
Tersangka! Guru Ngaji yang Cabuli Murid di Bawah Umur di Kecamatan Sempu Banyuwangi
19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis

Baca Lainnya

Thursday, 3 September 2026 - 18:52 WIB

Curi 2 Alat Survei di Gudang Perusahaan, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi

Thursday, 3 September 2026 - 18:49 WIB

Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran

Tuesday, 1 September 2026 - 20:02 WIB

Polresta Banyuwangi Amankan 2,1 Kg Sabu dan Puluhan Tersangka Hasil Operasi 3 Bulan

Tuesday, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Rumah di Kembiritan Banyuwangi Diamuk Si Jago Merah Siang Bolong

Saturday, 29 August 2026 - 08:47 WIB

Memantau Pergerakan WNA, Imigrasi Banyuwangi Rapatkan Barisan Timpora Tingkat Kabupaten

TERBARU

Gambar Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran

Thursday, 3 Sep 2026 - 18:49 WIB

Bupati Jember, Muhammad  Fawait, dalam siniar YouTube Wadul Gus'e yang bertema

Politia

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Thursday, 3 Sep 2026 - 15:07 WIB

Ahli Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Prof. Zainal Arifin Mochtar. (Foto: Tangkapan Layar YouTube @uchange).

Educatia

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading