Anak SD Hilang di Jember Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Sawah

Tuesday, 28 July 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian melakukan evakuasi saat korban ditemukan meninggal di sungai (Foto: Istimewa).

Pihak kepolisian melakukan evakuasi saat korban ditemukan meninggal di sungai (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Seorang murid sekolah dasar (SD) berinisial SR (11), warga Dusun Pucu’an, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, yang sempat dilaporkan hilang sejak Senin (27/7). Akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (28/7), pukul 08:30 WIB.

“Jasad korban ditemukan mengapung oleh warga yang sedang membajak sawah dalam keadaan tengkurap di aliran sungai sawah yang berada di Dusun Krajan, Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, Jember, kata Kapolsek Semboro AKP M. Na’i, Selasa (28/7/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya ke pihak perangkat Desa Rejoagung yang diteruskan ke SPKT Polsek Semboro serta petugas medis dari Puskesmas Semboro.

Baca Juga :  Ipal Jadi Alasan Utama 16 SPPG Jember di Suspend

Petugas yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) mengonfirmasi bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Saat tim kami ke TKP, keadaan korban sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Na’i menambahkan, pihak kepolisian sebelumnya telah menerima laporan anak hilang pada Senin (27/7/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban—yakni kaos olahraga berwarna oranye bertuliskan ‘SD Sidomulyo 01 Kec Semboro’ dan gaun panjang hitam, sesuai dengan laporan yang diterima polisi.

“Pihak keluarga yang dihadirkan ke lokasi juga telah mengecek langsung dan membenarkan bahwa jasad tersebut adalah putri mereka yang hilang sejak hari Senin,” paparnya.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG

Dari hasil pemeriksaan awal dan olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi pada jenazah korban.

“Ayah kandung korban, Yoyon Hermanto (45), telah membuat dan menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi,” tambahnya.

“Setelah dilakukan evakuasi dan pemeriksaan awal di lokasi oleh tim medis Puskesmas Semboro bersama jajaran Polsek Semboro serta pemerintah desa setempat, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bank Jatim Kalisat Beroperasi Lagi, Hadirkan Aplikasi JConnect Versi Terbaru
Tragis! Pemburu Burung di Jember Tewas Tertembak Senapan Sendiri
Ansor dan Lesbumi Kencong Lestarikan Budaya Indonesia melalui Ngaji Mocopat dan Manuskrip Pesantren
Harapan Susmiadi untuk Perupa Jember usai Karyanya Dipamerkan pada Muharram Art Fest
PC GP Ansor Kencong Gelar Muharram Art Fest untuk Bangkitkan Eksistensi Perupa Jember
Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kaliwates Jember
Gelar Gathering Sahabat Kebaikan Yatim, BSI Maslahat Ajak Puluhan Anak Yatim Jember Belajar Lewat Eduwisata

Baca Lainnya

Tuesday, 28 July 2026 - 13:56 WIB

Anak SD Hilang di Jember Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Sawah

Thursday, 23 July 2026 - 20:35 WIB

Tragis! Pemburu Burung di Jember Tewas Tertembak Senapan Sendiri

Monday, 20 July 2026 - 22:55 WIB

Ansor dan Lesbumi Kencong Lestarikan Budaya Indonesia melalui Ngaji Mocopat dan Manuskrip Pesantren

Wednesday, 15 July 2026 - 23:40 WIB

Harapan Susmiadi untuk Perupa Jember usai Karyanya Dipamerkan pada Muharram Art Fest

Wednesday, 15 July 2026 - 20:50 WIB

PC GP Ansor Kencong Gelar Muharram Art Fest untuk Bangkitkan Eksistensi Perupa Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading