Frensia.Id– Banjir kembali melanda Kabupaten Jember pada Senin (15/12). Warga Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, juga terdampak banjir.
Warga Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Fira, menyatakan bahwa banjir tersebut dipicu oleh hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga malam hari.
Rumah-rumah yang terletak di bantaran sungai (di Perumahan Villa Indah) secara rutin menjadi langganan banjir setiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Banjir kemarin itu merupakan yang terparah sejak saya menempati rumah disini,” katanya, Rabu (17/12/2025).
Selanjutnya, Fira mengaku saat pertama kali membeli rumah, dia tidak mengetahui kalau kawasan tersebut berada di bantaran sungai. Fakta ini baru dia sadari belakangan ini, setelah melihat dua blok perumahan di sekitar lokasi tidak pernah dibangun.
“Kami awalnya tidak tahu kalau ini bantaran sungai. Sekarang baru sadar setelah dua blok tidak jadi dibangun. Tanggul sempat dibuat, tapi akhirnya jebol juga,” ujarnya.
Fira juga menyebut, banjir serupa pernah terjadi pada 2021. Saat itu, warga hanya menerima bantuan terbatas dari pengembang.
“Tapi banjir kali ini, warga belum menerima bantuan apa pun dari pihak developer,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara terpadu bersama sejumlah organisasi perangkat daerah dan relawan. Untuk di perumahan Villa Tegal Besar, dua tenda didirikan sebagai tempat mengungsi.
“Kemarin, tenda itu tetap berdiri sampai air surut dan kami bantu juga warga membersihkan lokasi terdampak banjir,” ungkapnya.
Zughrinada menyebut, potensi cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga akhir Februari 2026. Maka dari itu, dia meminta agar warga menyiapkan tas siaha bencana.
“Kami mengimbau warga untuk menyiapkan Tas Siaga Bencana yang berisi dokumen penting, barang berharga, serta makanan tahan lama,” tandasnya.







