Frensia.Id – Persid Jember tampil perkasa dalam lanjutan babak 8 besar Piala Gubernur Jawa Timur. Bertanding di Stadion Anjuk Ladang, Nganjuk, tim berjuluk Macan Raung tersebut sukses menggulung Triple’s Kediri dengan skor telak 4-0, Senin (2/2/2026).
Pesta gol Persid Jember diawali oleh aksi Ghifari Vaiz, disusul brace (dua gol) dari Ahmad Dedi, serta satu gol tambahan hasil bunuh diri pemain Triple’s Kediri.
Kemenangan meyakinkan ini membawa Persid memuncaki klasemen Grup NN bersama Persepam Pamekasan.
Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo, menyambut baik hasil positif ini. Menurutnya, tambahan tiga poin ini menjadi modal krusial untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
“Alhamdulillah, Persid Jember bisa meraih poin penuh dengan menghajar Triple’s Kediri 4-0. Para pemain tampil lepas dan mampu menjalankan instruksi pelatih dengan maksimal,” ujar Ardi saat dikonfirmasi via telepon, Senin (2/2/2026).
Selanjutnya, Ardi memuji mentalitas anak asuhannya yang dinilai sangat stabil sepanjang laga. Kata dia, identitas mentalitas seperti itu selalu ingin dilihat di setiap pertandingan.
“Mereka menunjukkan jati diri dan mentalitas yang kuat. Ini adalah identitas yang ingin kita lihat di setiap pertandingan,” ujarnya.
Kendati baru saja menang besar, Persid Jember tidak ingin larut dalam euforia. Pada laga selanjutnya, mereka akan menghadapi tantangan dari tim tuan rumah, Persenga Nganjuk, yang sebelumnya harus mengakui keunggulan Persepam Pamekasan dengan skor 1-3.
“Persiapan melawan tuan rumah akan tetap maksimal. Kami tidak ingin meremehkan lawan karena bagi kami, setiap pertandingan adalah final,” tegas Ardi.
“Kami juga optimis tim pelatih mampu meramu strategi untuk membongkar pertahanan Persenga,” paparnya.
Ardi menekankan bahwa kondisi Ghifari Vaiz dkk saat ini sedang dalam performa puncak, baik secara fisik maupun psikis.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan moril kepada tim.
“Terima kasih kepada suporter South Sector, Bupati Jember Gus Fawait, serta seluruh masyarakat Jember. Dukungan kalian adalah motivasi dan spirit bagi kami. Kami datang bukan sebagai pecundang, tapi sebagai pemenang,” tandasnya.







