BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi

Wednesday, 7 October 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsi, saat membacakan rilis data Kecamatan Dalam Angka Tahun 2026, di Kantor BPS Jember. (Foto: Humas BPS Jember).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsi, saat membacakan rilis data Kecamatan Dalam Angka Tahun 2026, di Kantor BPS Jember. (Foto: Humas BPS Jember).

Frensia.id -Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember telah merilis publikasi data Kecamatan Dalam Angka (KDA) Tahun 2026.

Publikasi tersebut menyajikan data statistik komprehensif di tingkat desa/kelurahan untuk tahun rujukan 2025, beserta tren beberapa tahun sebelumnya.

Dalam publikasi itu tersusun secara terstandar ke dalam 7 Bab, di antaranya Bab 1 memuat geografi dan iklim, Bab 2 tentang pemerintahan, Bab 3 terkait kependudukan, Bab 4 mengenai sosial dan kesejahteraan rakyat, Bab 5 tentang pertanian, Bab 6 terkait pariwisata, transportasi, dan komunikasi, serta Bab 7 memuat perbankan, koperasi, dan perdagangan.

Kepala BPS Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsi, mengatakan publikasi Kecamatan Dalam Angka memiliki 4 tujuan fundamental untuk wilayah kecamatan.

“Menghadirkan Statistik Wilayah Mikro, Mewujudkan Single Source of Truth dalam Kerangka Satu Data Indonesia, Menyediakan Alat Navigasi Kerja bagi Pemerintah Kecamatan dan Desa, Menjamin Akuntabilitas dan Keterbukaan Informasi Publik,” kata Peni, dalam keterangan tertulisnya, saat dikonfirmasi Rabu (7/10/2026).

Baca Juga :  Petani di Jember Kirim Surat ke PU SDA Lumajang, Minta Penjelasan Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp15,6 Miliar

Peni menjelaskan dengan dirilisnya data tersebut, sehingga dapat menjadi rujukan operasional lintas sektor bagi pembuat kebijakan (policy makers), swasta, dan akademisi.

Kata dia, data ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan utama saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa dan Kecamatan.

“Menjadi rujukan faktual dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jember,” tuturnya.

Menurutnya, hal itu menjadi dasar formulasi pengalokasian Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang memperhitungkan jumlah penduduk, luas wilayah, dan kondisi keterisolasian geografis.

Selain itu, data ini juga menjadi acuan untuk perencanaan dan intervensi sektoral pemerintah kabupaten, baik di sektor pendidikan, pertanian, kesehatan, maupun kesiapsiagaan bencana.

Kata Peni, data tersebut dapat digunakan oleh pengusaha untuk mengalisis kelayakan bisnis dan investasi di Kabupaten Jember.

Baca Juga :  Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan

“Pelaku usaha swasta, perbankan, dan waralaba ritel menggunakannya untuk riset pasar: menghitung kepadatan penduduk, daya beli wilayah, ketersediaan jaringan jalan roda 4, keberadaan minimarket atau pasar, dan potensi komoditas lokal sebelum membuka cabang usaha,” ucapnya.

Sementara itu, bagi kalangan akademisi, data ini bisa dimanfaatkan sebagai acuan untuk kebutuhan riset ilmiahnya.

“Menjadi sumber data sekunder terpercaya bagi ribuan dosen dan mahasiswa perguruan tinggi terkemuka di Jember (Universitas Jember, UIN KHAS, Politeknik Negeri Jember, Unipar, dll.) dalam melakukan penelitian, skripsi, tesis, dan pengabdian masyarakat (KKN),” tegasnya.

BPS Kabupaten Jember berharap seluruh pemangku kepentingan, memanfaatkan data resmi tersebut, agar setiap rupiah anggaran pembangunan yang dikucurkan tepat sasaran, berbasis bukti empiris, dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Jember.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat
Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi
PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung
LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 7 October 2026 - 14:27 WIB

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi

Tuesday, 29 September 2026 - 17:35 WIB

Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta

Monday, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi

Saturday, 19 September 2026 - 22:46 WIB

PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

Friday, 18 September 2026 - 20:13 WIB

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah

TERBARU

Gambar Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak

Monday, 5 Oct 2026 - 16:27 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading