Frensia.id– Jika ingin hidup sehat, mulailah untuk konsisten berjalan kaki. Jalan kaki telah mendapatkan apresiasi sebagai bentuk olahraga yang luar biasa, , karena mudah diakses oleh banyak orang dan memberikan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan.
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas ini memiliki dampak positif pada kesehatan tubuh. Salah satunya, adalah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nursing Education & Practice.
Sebuah karya yang ditulis oleh ditulis oleh penulis yang berasal dari akademisi dan dokter menjelaskan hal demikian. Egi Permana yang berasal Rumah Sakit Dr. Hafiz Cianjur, meneliti dengan Siti Kamillah dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju, dan Khrisna Wisnusakti asal sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani, membuktikan bahwa jalan kaki pantas dianggap olah raga yang sangat penting untuk kesehatan.
Setidaknya perlu melakukan 2.300 langkah per hari dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Sebab jalan kaki secara teratur dapat menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Selain itu, latihan menahan beban seperti jalan kaki juga terbukti membantu dalam mencegah diabetes. Aktivitas fisik seperti ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin, mengontrol kadar gula darah, dan mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.
Hasil uji statistik penelitian ketiganya, dengan menggunakan uji Paired Sample T-test menunjukkan bahwa p-value yang diperoleh adalah 0,000, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi yang umumnya digunakan yaitu 0,05. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh aktivitas fisik jalan kaki terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kota Cianjur tahun 2021.
Interpretasi dari hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kadar gula darah sebelum dan setelah melakukan aktivitas fisik jalan kaki pada pasien diabetes melitus. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik jalan kaki memiliki dampak yang positif dalam mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes melitus.
Hasil ini memberikan dukungan empiris yang kuat untuk mempromosikan aktivitas fisik jalan kaki sebagai bagian dari rekomendasi manajemen dan pengendalian diabetes melitus. Dengan kata lain, jika ingin hidup sehat, penting untuk konsistensi melakukan program-program kesehatan yang mendorong gaya hidup aktif dengan konsisten jalan kaki. (“)