Ribuan Maba UIN KHAS Jember Ikuti PBAK 2025, Usung Tema Ekoteologi

Tuesday, 19 August 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id –  Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 pada 19–22 Agustus 2025. Sebanyak 2.466 mahasiswa baru mengikuti kegiatan ini dengan rincian: Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora 160 mahasiswa; Fakultas Syariah 344 mahasiswa; Fakultas Dakwah 356 mahasiswa; Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 502 mahasiswa; serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 1.104 mahasiswa.

Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, dalam laporannya menyampaikan bahwa PBAK tahun ini mengangkat tema besar “Ekoteologi: Kritik Tehadap Kapitalisme Ekologis dalam Wacana Pembangunan Global.” Tema tersebut, lanjutnya, merupakan pengejawantahan dari Dasa Cita Rektor poin 8: Green and Smart Campus, sekaligus selaras dengan asta protas Kementerian Agama mengenai penguatan ekoteologi.

Baca Juga :  Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas

Ketua DEMA U UIN KHAS Jember, Zainul Ansori mengingatkan ancaman nyata bagi alam yang kerap dibungkus jargon kemajuan, modernisasi, dan pertumbuhan ekonomi. Namun, di balik wajah indah itu tersembunyi praktik eksploitasi yang menjadikan bumi sekadar komoditas.

“Hari ini, kita hidup di tengah arus besar bernama pembangunan global yang datang dengan jargon kemajuan, modernisasi, serta pertumbuhan ekonomi. Namun, di balik reklame indah tersebut, ada satu hal yang sengaja tidak diperlihatkan, yakni kapitalisme ekologis: sistem yang menjadikan bumi sebagai komoditas; hutan sebagai laporan investasi; sungai sebagai pembuangan limbah industri”. Ujar Zainul Ansori dalam sambutannya

Ia mengingatkan, kemajuan tanpa kelestarian hanyalah bentuk kehancuran yang tertunda.

“Jika kapitalisme ekologis menyatakan dirinya sebagai jargon kemajuan, maka kita harus menyatakan bahwa kemajuan tanpa kelestarian hanyalah kehancuran yang ditunda”. Tegasnya.

Baca Juga :  Cabuli Santri Belasan Kali, Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Diringkus Polisi

Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hefni Zain, menekankan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa baru. Ia memperkenalkan konsep mahasiswa DIVA, yang merupakan akronim dari Dedikatif, Inovatif, Visioner, dan Adaptif.

“Mahasiswa baru UIN KHAS Jember harus menjadi DIVA. Dedikatif artinya punya komitmen dan kesetiaan untuk mengabdi tanpa pamrih pada bangsa, agama, dan masyarakat. Inovatif berarti selalu memunculkan kreativitas baru, tidak sekadar menerima keadaan apa adanya. Visioner adalah mampu melihat jauh ke depan, berpikir untuk kemajuan kampus dan bangsa. Dan terakhir, Adaptif, yakni mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman serta memberi solusi atas problem kemanusiaan, kemiskinan, keterbelakangan, dan ketertindasan.” Pungkas Prof. Hefni

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Terekam CCTV Bonceng Anak Saat Mencuri, Residivis Kambuhan Dibekuk di Pelabuhan Jangkar
Komplotan ABH Pembobol Minimarket dan Sekolah di Banyuwangi Dibekuk Polisi
Residivis Spesialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso
Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta
Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi
Petani di Songgon Ditemukan Meninggal di Gubuk Kandang Sapi
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Baca Lainnya

Sunday, 2 August 2026 - 21:50 WIB

Terekam CCTV Bonceng Anak Saat Mencuri, Residivis Kambuhan Dibekuk di Pelabuhan Jangkar

Sunday, 2 August 2026 - 21:38 WIB

Komplotan ABH Pembobol Minimarket dan Sekolah di Banyuwangi Dibekuk Polisi

Thursday, 30 July 2026 - 18:52 WIB

Residivis Spesialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Thursday, 30 July 2026 - 17:19 WIB

KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso

Thursday, 30 July 2026 - 14:28 WIB

Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta

TERBARU

Dinkes Jember saat melakukan rontgen paru-paru warga di salah satu Kantor Desa (Foto: Dinkes Jember)

Healthia

Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026

Friday, 31 Jul 2026 - 19:42 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading