Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut (Sumber: Istimewa)

Gambar Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID – Sebanyak 206 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, terindikasi terlibat judi online (judol). Dampaknya, penyaluran bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk ratusan penerima tersebut dihentikan mulai periode pencairan Agustus 2026.

Pencabutan bantuan ini merupakan bentuk penerapan aturan ketat dari pemerintah pusat yang memverifikasi data penerima bansos berbasis sistem digital dan kolektif berbasis Kartu Keluarga (KK).

Pendamping PKH Kecamatan Genteng Eko Wahyudiyono menjelaskan, sistem pendeteksian judi online dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh anggota keluarga dalam satu KK. Artinya, jika penerima bansos terdaftar atas nama ibu, namun anak atau suaminya terbukti melakukan transaksi judi online, maka bantuan secara otomatis dihentikan.

Baca Juga :  Dua Pria Diduga Curi Cabai di Sawah Banyuwangi, Tepergok Petani

“Deteksinya langsung terlihat di aplikasi kami. Nama penerima beserta akun yang digunakan, baik transaksi via e-wallet seperti DANA, OVO, maupun nomor rekening bank semuanya tercatat,” kata Eko, Senin (14/09/26).

“Bantuan ini sifatnya kolektif satu KK, jadi jika ada salah satu anggota KK yang terlibat, bantuannya dihentikan,” tambahnya.

Eko menyebutkan, profil 206 warga di Kecamatan Genteng yang terindikasi judi online tersebut terbilang merata, mulai dari kelompok lansia hingga keluarga yang memiliki anak usia sekolah. Hal ini disebabkan akun pembayaran elektronik seperti DANA membutuhkan verifikasi data KTP dan identifikasi wajah (face verification) sehingga memudahkan pencocokan data KPM.

Baca Juga :  Sterilisasi Pelabuhan Ketapang, GAPASDAP : Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Budaya Keselamatan

Meski demikian, pemerintah masih memberikan ruang bagi warga yang merasa tidak pernah melakukan transaksi judi online untuk mengajukan sanggahan.

“Bagi warga yang merasa tidak bermain, ada mekanisme sanggah. Caranya dengan mengurus surat keterangan dari pihak desa setempat, lalu diserahkan untuk proses verifikasi ulang,” lanjut eko.

Biasanya, warga baru menyadari bantuannya tidak cair setelah mengonfirmasinya langsung kepada pendamping bansos masing-masing. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026
Gubernur Jatim Khofifah: Kerja Keras dan Profesional itu Tidak Cukup, Harus Publikasi

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading