Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran (Sumber: Isitimewa)

Gambar Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran (Sumber: Isitimewa)

FRENSIA.ID– Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memanen benih jagung varietas unggul “Bhayangkara” di lahan seluas 100 hektar yang dikembangkan secara bertahap.

Langkah strategis ini menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mencapai target swasembada pangan Jagung nasional.

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto memimpin langsung prosesi panen tahap awal seluas 20 hektar tersebut. Benih berkualitas tinggi ini nantinya akan didistribusikan secara masif kepada para petani di seluruh wilayah Jawa Timur guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan mereka.

“Ya ini kan bertahap. Dari yang 100 hektar ini, 20 hektar dulu. Dan kemudian ini kan juga bagian daripada riset dari adik-adik kita di sini yang luar biasa,” ujar Irjen Nanang kepada wartawan, Jumat (11/09/26).

Pengembangan varietas Bhayangkara ini memanfaatkan pusat penelitian milik tokoh pertanian Jawa Timur, Arum Sabil, sebagai ruang riset dan pengembangan bibit adaptif. Setiap kabupaten di Jawa Timur turut memetakan kontur tanah masing-masing agar benih unggul yang ditanam mampu menghasilkan tonase secara maksimal.

Baca Juga :  Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolri yang berhalangan hadir secara langsung.

“Permohonan maaf disampaikan atas ketidakhadiran Bapak Kapolri yang seyogianya hadir, namun karena ada kegiatan bersifat nasional bersama Bapak Presiden, beliau mendelegasikannya,” ungkap Nanang.

Keterlibatan Polda Jatim dalam sektor pertanian menorehkan capaian konkret di lapangan. Berdasarkan data internal kepolisian, Lebih dari 1.200 hektar lahan terlantar dan pemanfaatan aset milik Polri di Jawa Timur telah dialihfungsikan menjadi lahan produktif.

Program pendampingan petani jagung oleh Polres jajaran di Jawa Timur mencatatkan rata-rata panen hingga 7,8 ton per hektar, melebihi rata-rata produksi regional. Tahap awal benih unggul Bhayangkara ditargetkan menyasar puluhan kelompok tani (Poktan) binaan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Lebih lanjut Irjen Nanang menjelaskan, Pendampingan ketat dari aparat kepolisian terhadap komoditas jagung dinilai krusial mengingat kebutuhan pangan merupakan fondasi dasar kesejahteraan masyarakat yang tidak dapat ditunda.

Baca Juga :  Diduga Mengantuk, Sopir Travel Tewas Tabrak Truk Parkir di Banyuwangi

Selain mendukung pasokan pakan ternak dan konsumsi nasional, peningkatan hasil panen menjadi kunci memutus rantai ketergantungan impor pangan, mencegah angka stunting, serta memanfaatkan potensi geografis Indonesia yang berada di wilayah ring of fire dengan tanah subur dan sinar matahari melimpah.

“Kita diberikan anugerah sebagai wilayah dengan ring of fire dimana tanah menjadi subur dan sinar matahari yang melimpah. Kami mendorong agar sektor pertanian ini ada regenerasi melalui keterlibatan generasi muda dalam riset dan inovasi pertanian modern,” ungkapnya.

Ia bersyukur, Jatim memiliki sosok Arum Sabil yang dengan sukarela memberikan ruang untuk penelitian dan pengembangan benih.

“Mudah-mudahan diharapkan ke depan hasilnya bisa lebih meningkat, sehingga disebarkan kepada seluruh petani, itu tentu akan membantu kesejahteraannya,” tutup Irjen Nanang. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026
Gubernur Jatim Khofifah: Kerja Keras dan Profesional itu Tidak Cukup, Harus Publikasi
Muncul Titik Api di Jalur Pendakian, Gunung Raung Ditutup
Pria 29 Tahun di Sempu Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Pohon Rambutan
Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Gapasdap Dorong Perluasan Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Siap Sinergi Talangi Anggaran Pengembangannya

Baca Lainnya

Thursday, 10 September 2026 - 23:23 WIB

Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas

Thursday, 10 September 2026 - 23:19 WIB

Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim

Thursday, 10 September 2026 - 20:12 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026

Wednesday, 9 September 2026 - 22:46 WIB

Gubernur Jatim Khofifah: Kerja Keras dan Profesional itu Tidak Cukup, Harus Publikasi

Wednesday, 9 September 2026 - 12:08 WIB

Muncul Titik Api di Jalur Pendakian, Gunung Raung Ditutup

TERBARU

Puluhan sound horeg saat memadati kawasan lokasi wisata Dira Kafe, Kecamatan Kencong, Jember. (Foto: Istimewa).

News

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 Sep 2026 - 17:44 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading