Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo (Sumber: Istimewa)

Gambar Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID – Enam nelayan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di Perairan Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam ombak saat dalam perjalanan dari Pantai Bomo menuju bagan laut untuk memancing.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (12/09/26) sekitar pukul 15.30 WIB. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 15.48 WIB.

Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi langsung bergerak menuju lokasi menggunakan RIB-02. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.50 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Oka Astawa mengatakan saat tiba di lokasi, tim memperoleh informasi bahwa enam nelayan berada di dua titik berbeda.

“Setibanya di lokasi, tim mendapatkan informasi bahwa para korban berada di dua lokasi berbeda,” kata I Made Oka Astawa, Minggu (13/09/26).

Empat nelayan diketahui bertahan di rompon yang berada di permukaan laut. Keempatnya berada pada radial 126 derajat dengan jarak sekitar 0,3 nautical mile dari lokasi kapal tenggelam.

Sedangkan dua nelayan lainnya berada di bagan. Tim SAR gabungan kemudian langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.

Baca Juga :  PKBM Merdeka Gelar Raker dan Peningkatan Kompetensi Kapasitas Tutor Fokus Penyusunan Perangkat Ajar

“Tim langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh korban. Empat korban berhasil dievakuasi dari rompon dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Setelah empat korban berhasil dievakuasi dari rompon, tim melanjutkan pencarian dan evakuasi terhadap dua nelayan lainnya yang berada di bagan.

“Kemudian tim melanjutkan evakuasi terhadap dua korban lainnya yang berada di bagan,” lanjutnya.

Seluruh proses evakuasi selesai pada pukul 17.50 WIB. Keenam nelayan kemudian dibawa menggunakan RIB-02 menuju Pantai Marina Boom Banyuwangi.

RIB-02 tiba di Dermaga Pantai Marina Boom sekitar pukul 18.43 WIB. Seluruh korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.

Enam nelayan tersebut yakni Mula (56), selaku nakhoda, Aldi Dharmawan (20), Aziz (46), Wahyu (23), Rudi Hartono (34), dan Solihin (50).

Dalam operasi SAR tersebut, Kantor SAR Banyuwangi mengerahkan 10 personel Tim Rescue. Mereka didukung dua personel Damkar Banyuwangi, dua personel Polsek Blimbingsari, satu personel Koramil Blimbingsari, serta lima masyarakat dan nelayan sekitar.

Operasi SAR juga didukung Rescue Car Type 2, RIB-02 Banyuwangi, peralatan water rescue, peralatan medis, dan alat komunikasi.

Baca Juga :  Tergiur Janji Fortuner dan Umrah, Warga Pesanggaran Banyuwangi Diduga Ditipu Rp 159 Juta

I Made Oka mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan serta keselamatan seluruh unsur yang terlibat.

“Seluruh korban berhasil kami evakuasi dalam kondisi selamat. Tim SAR gabungan melakukan penanganan sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah. Angin bertiup sekitar 10 knot dari arah tenggara dengan ketinggian gelombang berkisar 1,25 hingga 2,5 meter.

I Made Oka mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan, masyarakat, dan nelayan yang ikut membantu proses pencarian dan pertolongan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat dan nelayan yang telah membantu proses pencarian dan pertolongan terhadap keenam korban,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan evakuasi seluruh korban dalam kondisi selamat tidak lepas dari sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Dengan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup,” ujar I Made Oka.

“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan,” pungkasnya. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026
Gubernur Jatim Khofifah: Kerja Keras dan Profesional itu Tidak Cukup, Harus Publikasi

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading